fbpx

info@dailyhoney.co.id

7 Alasan Kenapa Bunda Harus Sedia Madu di Rumah Sebagai Menu Andalan Keluarga

7 Alasan Kenapa Bunda Harus Sedia Madu di Rumah Sebagai Menu Andalan Keluarga

Madu adalah cairan alami yang mengandung zat gula pada sarang lebah. Madu dihasilkan dari nektar bunga yang sedang mekar dan kemudian dihisap oleh lebah madu dan difermentasikan di sarang. Jenis lebah yang menghasilkan madu dengan kualitas terbaik adalah Apis dosarta yang merupakan lebah Asia.

Madu sudah lama dipercaya sebagai bahan makanan yang kaya dengan manfaat. Selain karena rasanya yang manis, madu juga memiliki sejumlah kandungan nutrisi yang berguna sebagai obat. Selain itu, madu juga tidak memiliki efek samping terhadap kesehtan, meskipun dikonsumsi setiap hari. Oleh karena itu, mungkin tak sedikit Bunda di rumah yang menngambil madu sebagai menu pilihan yang tepat untuk keluarga.

Akan tetapi, barangkali tak sedikit Bunda di rumah yang masih belum tahu mengenai pemanfaatan madu yang serba guna tersebut, karena memang informasi  kegunaan madu biasanya tidak dicantumkan pada label kemasan produk.

Nah, oleh karena itu dailyhoney akan memberikan beberapa alasan kenapa madu adalah pilihan yang tepat bagi Bunda untuk dijadikan sebagai menu andalan keluarga di rumah.

1. Madu sebagai sumber energi

Sudah bukan rahasia lagi bahwa madu kaya dengan gula alami, seperti fruktosa dan sukrosa yang mudah diserap oleh tubuh sebagai sumber energi yang bertahan lama. Sehingga, madu adalah bahan makanan yang tepat untuk menunjang kegiatan aktif sehari-hari anggota keluarga, agar tetap prima dan tidak cepat lelah. Bagi anak-anak, ini juga sekaligus bermanfaat untuk membantu pertumbuhan mereka. Selain itu, madu juga diketahui ramah untuk pencernaan, sehingga aman dikonsumsi oleh semua kalangan (kecuali bayi usia di bawah 1 tahun).

2. Madu sebagai menu makanan sehat kaya nutrisi

Dalam setiap 100 gramnya, rata-rata madu mengandung 304 kilo kalori dengan 82,40 gram karbohidrat (dalam bentuk glukosa, fruktosa dan sukrosa), 17,10 gram air dan 0,5 gram sisanya adalah protein, asam organik, senyawa antioksidan, enzim, vitamin dan mineral. Wah, sarat dengan nutrsi, bukan?

Jadi, dengan menyajikan segelas susu hangat ditambah dengan madu segar, seharusnya sudah bisa menjadi pelengkap menu sarapan keluarga di rumah, terutama bagi Bunda yang punya anak balita atau usia sekolah.

3. Madu bisa dikreasikan dengan jenis makanan apapun

Selain bisa ditambahkan ke dalam susu, madu juga bisa dicampurlan dengan berbagai menu makanan lainnya, seperti sereal, roti panggang, pancake, omelet, buah-buahan dan bahkan pisang goreng favorit. Ini adalah salah satu kelebihan madu dibanding bahan makanan lainnya. Sifat madu yang seperti larutan/sirup bisa dimanfaatkan sebagai pengganti gula atau pemanis alami dalam makanan kering atau olahan apapun. Sehingga, Bunda tidak perlu lagi repot-repot mencari alternatif pemanis makanan yang pas untuk semua jenis makanan.

Selain memberikan cita rasa seperti karamel, menambahkan madu pada menu makanan tentu juga meningkatkan nilai gizi pada makanan tersebut.

4. Madu sebagai menu andalan diet dan penggemuk badan

Lah, kok bisa? Tentu! Madu bisa dijadikan sebagai menu pilihan diet sehat karena madu rendah dengan kalori dan sama sekali tidak mengandung lemak. Sedangkan, pemanfaatan madu sebagai penggemuk badan karena madu dapat meningkatkan nafsu makan dan memiliki kandungan nutrisi yang lengkap (kecuali lemak).

Kunci pemanfaatannya adalah perbedaan pada pola makan saja. Kalau ingin diet, misalnya, cukup dengan membatasi asupan kalori yang masuk selain madu. Namun, kalau ingin menambah berat badan, konsumsi madu untuk memancing nafsu makan adalah pilihan bagus. Caranya cukup dengan mengkonsumsi satu sendok madu sebelum makan setiap hari.

5. Madu bisa dijadikan sebagai kosmetik

Selain sebagai sumber energi dan mengobati berbagai penyakit, madu juga bisa dimanfaatkan untuk perawatan kecantikan kulit wajah dan rambut. Kandungan vitamin dan mineral pada madu ternyata juga bagus untuk kesehatan kulit dan rambut. Dan tak lupa, madu memiliki fitur anti-mikroba yang dapat melawan pertumbuhan bakteri, sehingga dapat mencegah timbulnya jerawat.

Caranya cukup mudah. Hanya perlu diaplikasikan langsung pada area kulit seperti masker wajah atau creambath (jangan lupa bersihkan muka/rambut terlebih dahulu, agar tidak menghambat pori-pori). Atau bisa ditambahkan dengan bahan lain, seperti aloe vera. Biarkan beberapa lama, alau bilas bersih dengan air. Penggunaan masker atau creambath madu secara teratur dipercaya dapat mengencangkan kulit wajah dan menjaga kesehatan rambut.

6. Madu memiliki senyawa anti oksidan, anti-mikroba, anti-virus dan anti-peradangan

Apa lagi bahan makanan yang mengandung properti lengkap seperti itu di alam? Madu lebih dari skedar gula. Madu adalah satu-satunya produk hewani yang selain memiliki cita rasa yang enak, juga sekaligus berguna sebagai obat. Kandungan senyawa anti oksidan pada madu telah terbukti dapat menangkal radikal bebas penyebab berbagai penyakit, seperti stroke, hipertensi, serangan jantung dan beberapa jenis kanker. Zat anti-peradangan pada madu disinyalir dapat membantu menyembuhkan luka dan infeksi perdangan pada penderita diabetes.

Selain itu, agen anti-mikroba dan anti-virus pada madu dapat mencegah/menangkal beberapa penyakit yang disebabkan oleh bakteri dan virus, seperti cacar air,  tukak lambung, asma/bronkoliotis, influenza dan sebagianya. Wah, ternyata kegunaan madu bagi kesehatan banya sekali.

7. Madu bisa meningkatkan daya ingat dan konsentrasi

Sejauh ini, susu dan madu adalah dua jenis produk hewani yang dipercaya sebagai asupan makanan yang baik untuk otak. Dan yang terpenting, susu dan madu juga digemari oleh anak-anak karena rasanya yang manis secara alami.

Manfaat madu, khususnya terhadap perkembangan kognitif telah didukung oleh berbabagai penelitian ilmiah. Salah satu studi pada tahun 2011 mengungkapkan bahwa madu dapat membantu pertumbuhan sel-sel saraf pusat, meningkatkan daya ingat dan pembelajaran serta meningkatkan kinerja intelektual anak di kemudian harinya. Tidak hanya bagi anak-anak, namun hal itu juga bekerja pada semua usia, bahkan pada wanita yang sudah memasuki fase menopause sebagaimana diketahui pada studi.

Baca juga: Daya Ingat Anda Berkurang? Ayo Bantu Atasi dengan Mengkonsumsi Madu! Begini Fakta Ilmiahnya…

.  .  .

Jadi, Bunda sudah tahu ‘kan apa-apa saja manfaat kesehatan dan kegunaan yang bisa diperoleh dari madu? Bagiamana? Apakah Bunda sudah menemukan alasan yang bagus untuk menyediakan madu bagi keluarga tercinta di rumah? Atau mungkin perlu informasi lainnya yang lebih mendetail mengenai hal tersebut? Kabar baiknya adalah dailyhoney sudah menyediakan hampir segala informasi yang Bunda butuhkan tentang manfaat dari madu.

Baca juga: 7 Manfaat Kesehatan Madu Yang Terbukti Secara Ilmiah

Akan tetapi, satu hal penting yang mesti diingat adalah bahwa pastikan madu yang Bunda sajikan untuk keluarga benar-benar adalah 100 % madu murni, bukan madu hasil olahan atau madu palsu yang kebanyakan beredar luas di pasaran. Karena, berbagai manfaat nyata dari madu sebagaimana yang telah dipaparkan di atas tidak ada artinya jika ternyata madu yang Bunda jadikan sebagai menu pilihan keluarga di rumah ternyata dalah madu palsu. Walaupun tidak serta merta membahayakan bagi kesehatan, akan tetapi manfaatnya sebagai madu sebenanya juga tidak ada.


Referensi:

  1. https://www.halodoc.com/6-manfaat-madu-untuk-anak
  2. https://www.benefits-of-honey.com/honey-boosts-brain-function.html
  3. Review Article: Neurological Effects of Honey: Current and Future Prospects, Volume 2014http://dx.doi.org/10.1155/2014/958721
  4. Review: Potential Role of Honey in Learning and Memory, Vol. 3, 2015, http://dx.doi:10.3390/medsci3020003

Tinggalkan Balasan