fbpx

info@dailyhoney.co.id

Bagaimana Cara Konsumsi Madu yang Aman untuk Ibu Hamil? Berikut Panduan Lengkapnya!

Bagaimana Cara Konsumsi Madu yang Aman untuk Ibu Hamil? Berikut Panduan Lengkapnya!

Masa-masa kehamilan adalah saat yang rentan, banyak hal perlu diperhatikan lebih, tidak terkecuali tentang asupan gizi yang masuk ke dalam tubuh si ibu dan jabang bayi. Asupan nutrisi yang lengkap sangat dibutuhkan oleh ibu hamil dalam menunjang perkembangan janin serta kesehatan sang ibu tentunya.

Seperti yang Bunda ketahui, madu merupakan salah satu bahan makanan yang kaya nutrisi alami yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Di dalam madu terkandung kalori, zat besi, zinc, vitamin C, sodium, vitamin B6, asam amino, glukosa dan fruktosa, riboflavin, thiamin, asam pantotenat, niasin, asam askorbat, piridoksin dan kandungan minerial, yakni kalsium, kalium, natrium, magnesium, fosfor, sulfur dan mangan serta kandungan antibiotik. Wah, cukup banyak bukan kandungan nutrisinya?


Lantas, apakah madu aman jika dikonsumsi oleh ibu hamil?

Tentu! Malah disarankan bagi para Bunda yang saat ini tengah hamil untuk mengganti konsumsi gula dengan madu. Nah, untuk lebih jelasnya berikut ulasan tentang manfaat dan cara mengonsumsi madu yang aman untuk ibu hamil serta panduan lengkapnya

Seorang ahli nutrisi dan pakar diet bernama Keli Hawthorne menuturkan bahwa madu aman dikonsumsi pada saat hamil. Kecenderungan madu untuk mengandung bakteri memang ada, akan tetapi hal itu tidak akan membahayakan kandungan.

Mengapa demikian?

  1. Karena madu asli yang beredar di pasaran sudah melalui proses pasteurisasi, seperti halnya dengan susu. Proses ini dimaksudkan untuk membunuh bakteri yang merugikan, adapun pasteurisasi dilakukan dengan cara memanaskan madu selama lebih kurang 30 detik dengan suhu 161 derajat Fahrenheit segera setelahnya didinginkan. Sehingga, jauh lebih baik jika bunda mengkonsumsi madu organik karena sudah diproses dengan baik.
  2. Yang bunda perlu tahu adalah sistem kekebalan alami tubuh Bunda dapat melawan infeksi dari dampak bakteri yang dikhawatirkan tersebut. Lebih jauh, selama kehamilan janin yang dikandung akan terlindungi dari paparan bakteri oleh adanya plasenta.

Jika memang aman, lalu apa saja manfaat yang diperoleh ibu hamil dengan mengonsumsi madu?

(1) Meningkatkan daya tahan tubuh

Sifat anti bakteri dan anti oksidan dalam kandungan madu dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh si ibu dan dapat melawan bakteri.

Bagi bunda yang hamil tentu membutuhkan imun yang kuat dalam mencegah infeksi penyebab penyakit yang tidak hanya berguna untuk dirinya namun juga janin yang dikandungnya.

(2). Mengatasi keluhan susah tidur

Dengan bertambahnya usia kehamilan, sudah dapat dipastikan perut bunda semakin membesar disaat yang bersamaan bunda menjadi kesulitan untuk mendapatkan posisi tidur yang nyaman, hal inilah yang membuat ibu hamil banyak mengalami keluhan susah tidur.

Konsumsi madu untuk mengatasi keluhan susah tidur adalah solusi yang tepat, seduh sendok madu dengan susu hangat sebelum tidur memberikan aksi hipnotis dan memiliki sifat penghilang stress sehingga bunda dapat tidur dengan lebih nyenyak

(3) Meredakan nyeri ulu hati

Setuju tidak bun, kalau keluhan yang paling sering menghampiri para bumil adalah nyeri di ulu hati, terutama bunda yang sudah memasuki trimester akhir. Nah dengan mengonsumsi madu keluhan tersebut dapat diatasi dengan madu karena madu bisa menetralisir asam lambung.

(4) Meredakan sakit tenggorokan dan mengobati batuk

Meredakan batuk dan sakit tenggorokan dengan obat yang beredar dipasaran bagi ibu hamil dikhawatirkan akan berdampak pada janin, oleh karenanya bunda tidak perlu cemas jika menderita 2 keluhan tersebut, karena madu bisa diandalkan untuk mengatasinya.

Mengonsumsi madu dengan teh jahe atau lemon tidak hanya enak namun memberi efek menenangkan pada tenggorokan yang sakit, ramuan tradisional ini juga dipercaya dapat meredakan batuk. Hal ini karena madu mengandung zat antivirus dan anti-inflamasi.

(5) Mengatasi Sariawan

Rutin mengonsumsi madu dapat menekan pertumbuhan bakteri Helicobacter Pylori yang  merupakan penyebab terjadinya sariawan, hal ini sudah dibuktikan dengan penelitian.

(6) Mengatasi ketombe

Ketombe bermunculan saat tengah hamil? Bunda tidak perlu khawatir lakukan perawatan dengan mencampur madu kedalam air hangat kemudian balurkan ke kulit kepala dengan cara dipijat dan diusap lembut lalu bilas, lakukan hal ini setiap hari sekali.

(7) Menambah Tenaga

Madu dapat berperan sebagai suplemen penambah tenaga bagi ibu hamil dan berguna juga pada saat proses melahirkan. Suplemen tersebut didapatkan dari kandungan gula yang terdapat dalam madu.

Selain itu, madu masih menyimpan berbagai manfaat lainnya yaitu:

(8) Dapat mengurangi rasa mual

(9) Menambah nafsu makan

(10) Dapat menguatkan janin (zat galian yang dikandung madu bisa membantu menguatkan janin)

(11) Membersihkan kulit ibu dan janin (karena dalam madu terkandung vitamin C yang dapat membersihkan kulit ibu dan sang bayi)

(12) Membantu menjaga pertumbuhsn fisik bayi dalam kandungan

(13) Membantu bayi agar dapat memuntahkan cairan yang masuk ketubuh bayi pada saat persalinan

(14) Membersihkan kotoran yang terdapat pada perut bayi

(15) Menghindarkan bayi dari kemungkinan terjangkit hepatitis B

(16) Mencegah kembung pada bayi

(17) Membantu melancarkan BAB baik selama kehamilan maupun setelah melahirkan

(18) Campuran madu dan telur untuk memebersihkan darah setelah melahirkan


Namun demikian, mengonsumsi madu juga bisa memberikan efek samping yang cukup serius bagi ibu hamil apabila dikonsumsi secara sembarangan dalam hal ini berlebihan atau tidak sesuai dengan takaran yang dianjurkan. Efek sampingnya jika dikonsumsi secara sembarangan, yaitu:

  1. Dapat mengakibatkan kram perut diare, sembelit dan kembung
  2. Kenaikan berat badan
  3. Meningkatkan sensitivitas insulin
  4. Membuat gigi berlubang dan rosi gigi

Nah, untuk menghindari segala efek samping yang mungkin terjadi dan mendapatkan khasiat madu yang optimal, dibawah ini adalah panduan yang bisa Bunda ikuti:

#1. Takaran madu yang aman untuk ibu hamil

Apabila bunda ingin memperoleh segala kebaikan madu terutama bumil ya, konsumsilah madu dengan batas  maksimal 3-5 sendok makan saja perhari.

Takaran 3-5 sendok madu setara dengan 180 hingga 200 kalori. Angka tersebut sudah aman karena selama kehamilan, kebutuhan kalori dari gula sederhana bumil tidak boleh lebih dari 10% dari total kebutuhan kalori       perhari yakni sekitar 1800-2400 kalori.

Takaran ini tentu tidak berlaku bagi ibu hamil yang memliki riwayat gula darah tinggi atau diabetes, diabetes gestasional maupun diabetes tipe-2 atau resistensi insulin.

Langkah yang bijak adalah selalu  konsultasikan dengan dokter atau praktisi kesehatan keluarganya, ya Bunda!

#2. Hal yang perlu dihindari saat mengonsumsi madu

  • Hindari menambahkan madu dalam air panas karena hal itu dapat merusak enzim yang terkandung dalam madu, namun tambahkanlah ke air hangat.
  • Hindari menambahkan madu pada bahan makanan yang kaya kandungan vitamin C dan D, sebab kandungan vitamin tersebut dapat rusak akibat kandungan mineral yang terdapat pada madu.
  • Hindari mencampurkan madu kedalam dadih kacang karena hal ini dapat mengganggu sistem pencernaan ibu hamil.

Demikiankah informasi seputar manfaat serta cara mengonsumsi madu yang aman bagi ibu hamil. jadi bunda sudah tidak perlu khawatir lagi, ya. Madu aman kok buat ibu yang sedang hamil maupun buat bayi yang ada didalam kandungan.

Semoga bermanfaat!


Referensi:

  1. https://www.motherandbaby.co.id/article/2019/2/5/11720/7-Manfaat-Madu-untuk-Ibu-Hamil
  2. https://doktersehat.com/amankah-minum-madu-saat-hamil/
  3. https://www.popmama.com/pregnancy/second-trimester/annas/manfaat-madu-untuk-ibu-hamil-dan-takarannya
  4. https://doktersehat.com/15-khasiat-madu-untuk-ibu-hamil-dan-janin/
  5. https://www.alodokter.com/risiko-madu-untuk-ibu-hamil

Tinggalkan Balasan