fbpx

info@dailyhoney.co.id

Beginilah Cara Nabi Muhammad SAW Mengkonsumsi Madu…

Beginilah Cara Nabi Muhammad SAW Mengkonsumsi Madu…

Jauh sebelum mulai bermunculannya teknologi di bidang kesehatan yang mampu mengungkap dan membuktikan khasiat madu lebah bagi manusia, Allah SWT telah lebih dahulu berfirman dalam surat An-Nahl ayat 68-69 yang berbunyi:

“Dan Rabbmu mengilhamkan kepada lebah: ‘Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia. Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Rabbmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluat minuman madu yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Rabb) bagi orang-orang yang memikirkan.”

Pada ayat tersebut jelas terungkap bahwa di dalam madu terkandung obat yang dapat menyembuhkan bagi manusia.

Sebagai seorang mendalami mengenai ilmu herbal, Febri menjelaskan hal yang senada terkait madu yang dibahas pada QS An-Nahl: 68-69 tersebut, dimana madu merupakan obat yang mempunyai khasiat penyembuh bagi manusia.

Ia juga menuturkan bahwa madu merupakan salah satu dari empat Asy-Syifa atau penyembuh penyakit yang terdapat pada Alquran.

“Asy-Syifa dalam Alquran itu ada empat, satu wujudnya madu, tiga yang lainnya adalah Alquran itu sendiri.” Tambahnya.

Rasulullah SAW juga bersabda (lihat Sunan Ibnu Majah, J.II. h. 1142, hadist no. 3452, bab Madu),

“Hendaklah kalian menggunakan dua obat, yaitu madu dan Alquran.”

Sabda tersebut tentu juga telah dipraktekan sendiri oleh Rasullullah Muhammad SAW dimana mengkonsumsi madu sudah menjadi kebiasaan dalam kehidupan beliau, Rasulullah bahkan rutin mengonsumsi madu setiap harinya. Ini juga kirannya yang menjadi kunci hidup sehat Rasulullah Muhammad SAW.

Lantas bagaimanakah cara Rasulullah SAW mengkonsumsi madu?

Muwafiquddin Al Baghdadi dalam kitab Ath-thibb minal Kitab was Sunnah menuturkan,

“Rasulullah SAW biasa  mengonsumsi madu setiap hari, yakni dengan mencampur madu bersama air. Beliau meminumnya di pagi hari saat perut beliau masih dalam keadaan kosong.”

Hal yang sama juga dijelaskan oleh Febri saat mengisi acara di sebuah program TV Islam Itu Indah,

Apa yang membuat Nabi (hidup) sehat, sebab setiap bangun tidur, sebelum memasukkan apapun kedalam perut, beliau selalu mengonsumi madu. Dua sendok makan madu dicampur dengan sedikit air hangat”.

Lebih jauh, Febri menjelaskan bahwa secara klinis madu dapat berperan sebagai prebiotik yang baik bagi pencernaan dan pengganti enzim ketika sedang tidur. Madu juga dapat mengubah karakter air menjadi alkali yang baik bagi pencernaan.

“Itu rahasia Nabi tidak pernah sakit dari dalam, tapi dari luar.” Ungkapnya

Nabi Muhammad SAW semasa hidup hanya pernah merasa sakit dua kali. Sakit tersebut tidak datang dari dalam tubuhnya melainkan karena sihir dan racun.

Madu Berkhasiat sebagai Obat

Di masa kebangkitan Islam, madu merupakan bahan penting yang turut memperkaya obat-obatan yang digunakan oleh para dokter muslim untuk mengobati berbagai jenis penyakit, seperti yang dikutip dalam sebuah buku yang ditulis oleh Prof. Dr. Ahmad Fuad Basya dengan judul “Sumbangan Keilmuan Islam Pada Dunia”

Dalam sebuah riwayat dari Jabir bin Abdullah ra, ia berkata,

“Aku pernah mendengar Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Jika dalam pengobatan kalian ada sedikit pengembangan. Maka yang demikian itu bisa didapatkan pada keratan kulit orang yang membekam, atau seteguk madu atau sengatan api”, (HR. Bukhari, no. 5704, Muslim no. 2205)

Dari Abu Sa’id Al-Khudri RA, Bukhari dan Muslim meriwayatkan, bahwa pernah datang seseorang kepada Rasulullah Muhammad SAW, dan mengadu,

Wahai Rasulullah, saudaraku terkena diare“. Rasulullah SAW kemudian bersabda, “Minumkanlah madu kepadanya”, orang itupun lantas meminumkan madu kepada saudaranya. Akan tetapi, ia kemudian datang lagi kepada Nabi dan mengadu untuk ke dua kalinya, “Wahai Rasulullah, aku sudah meminumkan madu kepadanya, tetapi diarenya justru semakin parah”. Nabi SAW pun bersabda lagi, “Pergilah dan minumkanlah madu kepadanya”.

Orang tersebut pun kemudian kembali meminumkan madu kepada saudaranya itu. Ia pun datang kembali mengadu, “Wahai Rasulullah, Minum madu justru semakin memperparah diarenya”. Rasulullah SAW kemudian bersabda, “Maha benar Allah dan telah berdusta perut saudaramu. Pergilah dan minumkanlah madu kepadanya”. Orang tersebut lantas pergi, dan meminumkan madu kepada saudaranya, dan tak lama kemudian, saudaranya itu pun sembuh.

madu segar
Gambar. Selain berkhasiat sebagai obat, madu segar juga dapat menjadi pilihan menu buka puasa yang menyehatkan (freepik.com)

Nah, honey lovers kamu tentu sudah tahu  beragam khasiat madu yang sudah pernah dailyhoney posting pada artikel-artikel sebelumnya, seperti:  antiseptik untuk luka, anti bakteri yang dapat membuat tubuh terhindar dari kuman penyakit. Madu juga terbukti, lho honey lovers dapat menghilangkan rasa nyeri 10 kali lebih baik dari morfin. Dan segudang manfaat lainnya.

Baca juga: Selusin Alasan Madu Sangat Bermanfaat Bagi Kamu Yang Sedang Puasa

Maka tidaklah heran mengapa Rasulullah SAW menjadikan madu sebagai bahan makanan yang rutin dikonsumsi setiap hari. Sungguh luar biasa bukan keberkahan dan manfaat yang Allah telah ciptakan melalui produk alam-Nya yang satu ini.

Sebagai pecinta madu, apakah sudah rutin belum mengkonsumsi madunya setiap hari? Yuk, jadikan konsumsi madu sebagai kebiasaan, Kebiasaan yang baik dan sesuai sunnah tentunya.

Semoga bermanfaat.


*) Dikutip dari berbagai sumber

Tinggalkan Balasan