fbpx

info@dailyhoney.co.id

Fakta Tentang Royal Jelly, Makanan Spesial Ratu Lebah yang Kaya Nutrisi

Fakta Tentang Royal Jelly, Makanan Spesial Ratu Lebah yang Kaya Nutrisi

Selain menghasilkan madu, ternyata lebah juga menghasilkan produk lain berbahan dasar nektar seperti propolis, lilin lebah, bee pollen dan royal jelly, lho! Untuk mengetahui lebih jauh mengenai produk turunan madu tersebut, kamu bisa mengunjungi artikel berikut: Yuk! Cari Tahu Apa Saja Produk Turunan dari Madu Beserta Manfaatnya

Nah, kali ini dailyhoney secara khusus akan membahas berbagai fakta mengenai royal jelly yang mungkin banyak diantara kalian yang belum tahu.


Apa itu Royal Jelly?

Royal jelly adalah susu yang dihasilkan dari sekresi lebah madu yang digunakan sebagai makanan ratu lebah. Susu lebah ini mengandung banyak nutrisi penting, sehingga dipercaya berkhasiat untuk mengobati berbagai penyakit. Banyak para peternak lebah yang mengambil makanan ratu lebah ini untuk diperjualbelikan karena alasan tersebut.

Dalam sejarah pengobatan tradisional Cina kuno, susu lebah ini lazim dikonsumsi oleh para raja karena dipercaya berkhasiat untuk memperpanjang umur, mencegah berbagai penyakit dan meningkatkan vitalitas.

Dan hari ini, royal jelly banyak diproduksi dan diperjualbelikan di pasaran dalam bentuk suplemen kesehatan maupun kecantikan. Suplemen berbahan royal jelly ini biasa digunakan untuk membantu meningkatkan pertumbuhan rambut dan mengencangkan kulit wajah, terutama untuk perawatan kecantikan kaum hawa.

royal-jelly
Gambar. Segelas royal jelly segar yang siap dikonsumsi (tiszaivandor.com)

Apa saja kandungan nutrisi Royal Jelly?

Royal jelly mengandung nutrisi berupa campuran air, kolagen, serta berbagai enzim dan hormon. Komponen-komponen itulah yang dipercaya memberikan manfaat terhadap kesehatan manusia. Saat ini, royal jelly bisa didapatkan dengan mudah di pasaran. Hasil sekresi lebah ini tersedia dalam berbagai bentuk dan kemasan, mulai dari royal jelly segar, kapsul, ataupun bubuk.

Sama halnya dengan madu, royal jelly juga dikenal karena memiliki propertis yang berperan sebagai antibakteri, antioksidan, dan anti peradangan. Namun demikian, kompisisi nutrisi pada royal jelly sebenarnya agak berbeda dengan madu pada umunya. Jika komposisi pada madu terdiri 79,1% karbohidrat, 17,9% air, hanya sedikit mengandung protein dan tidak ada lemak sama sekali, maka royal jelly berbeda. Dikutip dari healthline.com, berikut ini merupakan komposisi nutrisi yang terdapat pada royal jelly.

  • Kadar air                 : 50–60%
  • Protein                     : 12-18%
  • Karbohidrat           : 14-15%
  • Lemak                       : 3–6%
  • Garam mineral     : 1,5%

Dan sisanya adalah berupa enzim, vitamin, mineral, asam amino dan senyawa antioksidan. Kandungan vitamin pada royal jelly antara lain, yaitu Tiamin (B1), Riboflavin (B2), Asam pantotenat (B5), Pyridoxine (B6), Niasin (B3), Asam   folat (B9), Inositol (B8), Biotin (B7)

Jadi, perbedaannya dengan madu adalah royal jelly memiliki kandungan lemak dan juga lebih kaya dengan protein. Selain itu, susu lebah ini juga mengandung banyak vitamin B kompleks yang berguna untuk meningkatkan stamina dan kesuburan.

Apakah Royal Jelly bermanfaat untuk kesehatan?

Royal jelly banyak dipercaya mengandung senyawa aktif yang dapat membangun dan memperbaiki berbagai kerusakan fungsi sel dan kelenjar, memperlambat proses penuaan, mempertahankan peremajaan, dan menyegarkan badan dan pikiran. Apakah memang benar demikian?

Mari kita lihat pada kehidupan lebah itu sendiri.

Sebagaimana diketahui bahwa pada umumnya lebah madu adalah hewan sosial yang hidup secara berkelompok, meskipun ada juga lebah yang bersifat soliter (menyendiri). Dalam satu koloni lebah terdiri dari seekor ratu lebah, ribuan lebah pekerja, dan beberapa ekor lebah jantan — yang tinggal di dalam sarang.

Normalnya, lebah pekerja hidup hanya sampai umur 5-7 minggu, tetapi ratu Lebah mampu bertahan hidup hingga 3-5 tahun. Jadi, ratu lebah mempunyai usia hidup 30 kali lebih lama dari lebah biasa. Lalu, apa yang menyebabkan ratu lebah dapat hidup lebih lama?

Pada awalnya, ratu lebah dan lebah pekerja adalah larva lebah yang mempunyai sifat fisik hampir sama dan mendapakan asupan makanan yang sama, yaitu royal jelly. Royal jelly diberikan kepada larva lebah pekerja selama 4 hari (selanjutnya hanya diberi bee pollen dicampur madu), sedangkan calon ratu lebah mendapakan asupan royal jelly terus menerus selama perkembangannya, mulai dari larva hingga dewasa. Nah, disinilah kunci perbedaanya. Makanan sepesial yang diberikan terus-menerus kepada ratu lebah tersebut membuatnya tumbuh menjadi lebih besar, awet muda dan hidup lebih lama serta secara fisik juga lebih kuat, bahkan ratu lebah bisa bertelur sebanyak 1500-2000 per harinya.

Jadi, fakta bahwa royal jelly sebagai rahasia awet muda dan umur panjang telah dibuktikan oleh ratu lebah itu sendiri, yang bisa hidup bahkan 30x lebih lama dari lebah biasa. Jika semua semua lebah juga mengkonsumsi royal jelly, maka mungkins aja semua akan hidup lebih lama. Akan tetapi, karena dalam satu koloni hanya ada satu lebah ratu, maka hanya sang ratulah yang mendapatkan privilige tersebut.

Salah satu kandungan pada royal jelly yang dipercaya dapat menyebabkan awet muda adalah gelatin, yaitu senyawa pembentuk kolagen. Kolagen adalah senyawa penting di dalam tubuh kita yang dapat menghambat poses penuaan. Kolagen adalah bahan yang amat penting pada kulit dan tulang. Tulang, misalnya adalah perpaduan perpaduan antara kalsium dan kolagen. Tanpa kolagen tulang akan mudah pecah seperi kaca dan tanpa kalsium tulang akan lunak seperti permen karet. Sehingga, dengan mengkonsumsi royal jelly secara teratur akan membuat tubuh kita kecukupan kolagen agar kita tetap awet muda.

Selain untuk kecantikan, penggunaan royal jelly juga dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit, seperti membantu menurunkan tekanan darah, menyembuhkan luka dan meningkatkan sistem imun, dan sebagainya.

Baca lebih lanjut: Manfaat Royal Jelly Untuk Kesehatan yang Perlu Kamu Tahu

Adakah efek samping mengkonsumsi Royal Jelly?

Meski dipercaya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, namun bukti-bukti yang mendukung bahwa mengonsumsi royal jelly bermanfaat bagi kesehatan manusia, masih harus diteliti lebih lanjut. Selain itu, ada pula beberapa efek samping penggunaan royal jelly yang perlu diwaspadai.

Laporan dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan bahwa royal jelly memiliki potensi untuk menyebabkan reaksi alergi pada sebagian orang. Mereka dengan riwayat penyakit asma atau reaksi alergi lain diketahui memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami infeksi akibat penggunaan royal jelly. Jika misalnya seseorang yang alergi terhadap protein pada pollen lebah mengkonsumsi royal jelly dan campuran ekstrak bee pollen, maka berisiko menyebakan alergi serius, seperti asma, radang tenggorokan atau diare.

Pada beberapa kasus, penggunaan royal jelly malah dapat menyebabkan ruam dan peradangan pada kulit kepala. Dan juga, penggunaan royal jelly pada ibu hamil dan menyusui adalah sebaiknya dihindari karena saat ini belum ada cukup informasi mengenai keamanannya untuk ibu hamil.

Walaupun royal jelly tergolong produk alami, kita tetaplah disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter mengenai keamanan penggunaan royal jelly, terutama untuk kamu yang memiliki beberapa kondisi, riwayat penyakit atau reaksi alergi.


Referensi:

  1. https://www.maduqueenbee.com/bee-knowledge/mengenal-royal-jelly-makanan-sang-ratu-lebah
  2. https://m.klikdokter.com/amp/3623792/menilik-manfaat-royal-jelly-yang-jarang-diketahui
  3. https://www.alodokter.com/jangan-sembarangan-mengonsumsi-royal-jelly
  4. https://hellosehat.com/hidup-sehat/tips-sehat/manfaat-royal-jelly/amp/
  5. https://www.google.com/amp/s/journal.sociolla.com/beauty/mengenal-royal-jelly/amp/

One Response

Tinggalkan Balasan