fbpx

info@dailyhoney.co.id

 Ingin Pencernaan Tetap Sehat Selama Puasa Ramadhan? Ayo Rutin Minum Madu!

 Ingin Pencernaan Tetap Sehat Selama Puasa Ramadhan? Ayo Rutin Minum Madu!

Selama bulan Ramadhan, umat Muslim di seluruh dunia diwajibkan menjalani ibadah puasa, terutama oleh mereka yang sudah akhil balig dan sehat. Dalam satu bulan penuh tersebut, umat Muslim harus berjuang menahan haus dan lapar 12 jam lebih lamanya, mulai dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Selain merupakan ibadah bagi umat Muslim, puasa juga bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

Lalu, bagaimana dengan mereka yang sakit? Perubahan pola makan secara tiba-tiba tentu akan mengejutkan bagi sistem pencernaan kita, bukan? Bagi mereka yang mengalami masalah pencernaan, seperti maag, tentu akan sedikit mengganggu kondisi tubuh mereka selama menjalankan puasa. Dan tentu saja, hal itu tidak baik kalau dibiarkan saja tanpa penanganan apapun.

Salah satu bahan alami yang dapat membantu mengatasi masalah perncernaan selama puasa Ramadhan adalah madu. Cairan manis kaya nutrisi yang dihasilkan oleh lebah ini telah terbukti berkhasiat melalui berbagai riset dan penelitian di bidang kesehatan. Selain sebagai makanan penambah energi, madu juga telah digunakan secara luas di dunia medis, mulai dari mengobati batuk dan gejala alergi pada anak-anak hingga membantu terapi penyembuhan pasien kanker.

Baca juga: Selusin Alasan Madu Sangat Bermanfaat Bagi Kamu Yang Sedang Puasa

Sehingga bukan tak mungkin madu juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan makanan yang dapat mengatasi berbagai masalah pencernaan. Hal ini dikarenakan madu memiliki propertis kuat sebagai anti-bakteri, anti-virus, anti-oksidan dan anti-peradangan sekaligus. Sehingga, dengan mengkonsumsi madu secara rutin dipercaya dapat membantu organ pencernaan melawan berbagai bakteri jahat dan virus penyebab berbagai penyakit pencernaan.

6 Minuman Ini Akan Terasa Lebih Nikmat Ketika Dicampur Madu
Gambar. Segelas air hangat dicampur dengan madu baik untuk sistem pencernaan selama bulan Ramadhan (via nafourakurmawater.com)

Daripada mengkonsumsi obatan-obatan kimia buatan yang bisa memberikan efek samping bagi kesehatan tubuh, lebih baik menggunakan madu sebagai alternatifnya. Selain rasanya yang manis dan enak, madu juga terbukti menyehatkan dan tidak akan menimbulkan dampak buruk, tentunya selama dikonsumsi secara tidak berlebihan. Lalu, apa saja manfaat dari rutin mengkonsumsi madu untuk sistem pencernaan kita selama bulan puasa Ramadhan ini?

Dikutip dari berbagai sumber informasi, berikut ini adalah 5 manfaat madu untuk kesehatan sistem pencernaan kita selama menjalankan ibadah puasa.

#1. Meredakan perut kembung

Salah satu masalah yang sering dialami setelah seharian penuh berpuasa adalah perut kembung saat berbuka puasa. Untuk meredakan perut kembung, kamu bisa minum segelas air hangat yang dicampur dengan satu atau dua sendok madu murni. Kandungan enzim pada madu dapat membantu menetralkan gas dalam perut. Tak hanya itu saja, air madu hangat juga dapat membantu tubuh terhindar dari dehidrasi sehingga sangat cocok diminum saat berbuka puasa.

#2. Mencegah konstipasi

Perubahan pola makan secara tiba-tiba kadang dapat menyebabkan susah buang air besar. Cobalah untuk rutin minum air madu hangat saat sahur dan berbuka puasa. Kandungan antiseptik dalam madu bisa membantu mengurangi kadar keasaman dalam perut sekaligus meningkatkan produksi lendir dalam usus. Air madu hangat dapat menjadi minuman sehat untuk menjaga sistem pencernaan kita selama bulan Ramadhan.

#3. Melancarkan sistem pencernaan

Mengonsumsi larutan madu dengan segelas air hangat saat berbuka dapat membantu mempermudah penyerapan nutrisi dalam makanan. Dampaknya, sistem pencernaan dan metabolisme tubuh akan jadi lebih lancar. Meskipun begitu, tentunya juga harus dibarengi dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi seimbang serta meminum air putih dalam jumlah yang cukup agar tidak dehidrasi saat berpuasa di siang harinya.

#4. Memberikan efek kenyang lebih lama

Mengkonsumsi satu sendok madu setara dengan 17 gram karbohidrat. Kandungan gula tersebut akan diolah menjadi kalori yang akan memberikan rasa kenyang. Madu sangat cocok dikonsumsi pada waktu berbuka dan sahur. Jika kamu kurang terbiasa dengan rasa madu yang agak kental di tenggorokan, kamu bisa mencampurkannya ke dalam segelas air hangat saat mengkonsumsinya.

Selain dari memenuhi kebutuhan cairan tubuh, kandungan nutrisi pada madu juga dapat memberikan efek kenyang lebih lama, sehingga kamu lebih tahan lapar ketika berpuasa seharian penuh.

#5. Mencegah naiknya asam lambung

Biasanya, asam lambung akan meningkat cukup banyak pada saat berpuasa seharian penuh. Dengan meningkatnya asam lambung tersebut, mereka yang memiliki riwayat penyakit maag akan mengalami sakit perut yang menyiksa selama berpuasa.

Penelitian menunjukkan bahwa madu bisa membantu refleks asam yang menyebabkan mulas dan membantu meredakan iritasi di kerongkongan. Selain itu, viskositas madu dapat membantu mengurangi gejala asam lambung.

Di bulan puasa ini, kamu bisa mengonsumsi dua sendok madu saat sahur dan dua sendok makan lagi saat berbuka puasa. Mengkonsumsi madu secara rutin dapat membantu mengobati peradangan dan infeksi pada lambung dan saluran pencernaan. Selain itu, madu juga dapat menetralisir asam lambung yang berlebih sehingga akan meredakan keluhan perih, mual, kembung, dada sesak, dan cemas.

Nah, jangan sampai gara-gara memiliki keluhan penyakit maag, membuat kamu tidak berpuasa, ya. Karena meskipun ketika tidak menjalankan ibadah puasa di bulan Ramdhan, kamu tetap wajib, lho mengganti puasa tersebut pada hari-hari yang lain.

Salah satu jenis madu yang paling baik khasiatnya dalam mengatasi keluhan penyakit maag adalah madu hijau (madu herbal). Madu hijau merupakan jenis madu yang diambil dari lebah Trigona sp. dan telah mendapatkan penghargaan dan mengakuan dari LIPI serta BIC, yang merupakan hasil karya anak bangsa.

Produksi madu hijau sendiri berawal dari kreativitas dan penelitian para mahasiswa di Institut Pertanian Bogor (IPB). Penelitian didukung oleh para dosen dan ahli gizi, serta diawasi langsung oleh lembaga farmasi.

Berdasarkan riset, setiap tetes madu hijau mengandung terpenoid, steroid, tannin, alkonoid, fenolik, dan saponin. Kandungan-kandungan ini dipercaya memiliki sifat baik untuk menjaga kesehatan tubuh dan banyak manfaat lain, termasuk meredakan sakit maag.

Akan tetapi, buat para pecinta madu di rumah juga bisa kok mendapatkan manfaat tersebut dari madu biasa, dengan syarat itu madu organik yang 100% asli, lho ya. Karena sebenarnya setiap madu asli memiliki kandungan enzim lebah dan zat anti-peradangan yang dapat menetralkan asam lambung dan mengurangi infeksi pada saluran pencernaan, apalagi selama menjalankan ibadah puasa.

Akan tetapi, satu hal yang perlu menjadi catatan adalah bagi kamu yang memiliki riwayat maag kronis mungkin ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk berpuasa, ya. Karena jika keluhan maagmu kambuh, tentu akan beresiko bagi kondisi tubuh. Saran-saran tersebut diatas mungkin hanya cocok untuk mereka yang sehat atau hanya memiliki keluhan penyakit maag ringan, sehingga tetap bisa menjalankan puasa.

.   .   .

Nah, dengan melihat banyaknya manfaat madu terhadap kesehatan pencernaan tersebut, tidak ada salahnya bukan dengan mencoba minum madu secara rutin selama bulan Ramadhan ini? Sebenarnya, tidak hanya selama berpuasa, sih kamu juga harus rutin mengonsumsi madu setiap hari agar tubuh tetap sehat dan bisa produktif setiap hari.

Yuk, mulai rutinkan minum madu hari! Agar pencernaan kita tetap sehat dan ibadah puasa jadi lancar.


Referensi:

  1. https://ramadan.tempo.co/read/1335683/maag-ganggu-ramadan-minum-madu-saat-sahur-dan-buka-puasa
  2. https://m.fimela.com/amp/4234577/minum-air-madu-hangat-saat-sahur-dan-berbuka-puasa-ini-4-manfaatnya
  3. https://www.idntimes.com/food/dining-guide/amp/eka-amira/5-manfaat-dahsyat-konsumsi-madu-saat-buka-puasa-exp-c1c2

Tinggalkan Balasan