fbpx

info@dailyhoney.co.id

Inilah 10 Negara Penghasil Madu Terbesar di Dunia

Inilah 10 Negara Penghasil Madu Terbesar di Dunia

Madu merupakan salah satu komoditas yang benilai tinggi di pasar dunia. Sehingga, tidak heran kalau banyak negara di dunia yang menjadikan madu sebagai salah satu sektor ekonomi andalan mereka. Bahkan, di negara-negara maju, bisnis peternakan lebah dikerjakan secara serius bersamaan dengan usaha peningkatan hasil pertanian lokal yang menjadi sumber pakan lebah.

Sebagaimana kita tahu, bahwa lebah adalah penyerbuk terbaik yang ada di alam dan 1/3 dari makanan diet kita sehari-hari (buah-buahan dan sayur-sayuran) bahkan diserbuki oleh serangga kecil ini. (Wow!)

Less Invasive Beekeeping | Anarchy Apiaries
Gambar. Penampakan salah satu peternakan lebah modern di Amerika Serikat (via anarchyapiaries.org)

Bisnis madu dinilai cukup potensial secara ekonomi. Madu asli dari hasil panen peternakan lebah lokal saja bisa dihargai dengan nilai ekonomis tinggi di supermarket, mall-mall, maupun pasar tradisional. Bayangkan saja, jika itu menjadi usaha pertanian yang dikelola dengan serius secara nasional. Barangkali itu bisa menghasilkan komoditas ekspor yang bisa diandalkan.

Apakah kamu penasaran negara mana saja yang menjadi produsen madu terbesar di dunia? Berikut ini adalah daftar 10 negara penghasil madu terbesar di dunia pada tahun 2019 (dikutip dari trendrr.net).

#1

CHINA

Ini adalah produsen madu terbesar di dunia, negara dengan peternakan lebah terbesar, eksportir terbesar dan juga yang tertinggi dalam konsumsi madu dalam negeri. Secara umum, diketahui bahwa tidak ada negara yang menghasilkan madu murni dan paling manis di dunia selain Cina. Negara ini memproduksi lebih dari 650.000 ton madu setiap tahun dan hampir ¾ darinya dikonsumsi secara lokal.

#2

TURKI

Turki atau sering dijuluki sebagai “tanah madu terbaik” adalah penghasil madu terbesar kedua di dunia. Tahukah kamu bahwa madu dari Turki dianggap sebagai madu yang paling manis dan murni daripada yang lainnya dari negara mana pun? Madu dari Turki dimaksudkan untuk komoditas ekspor, tetapi negara itu juga merupakan konsumen utama madu. Rata-rata setiap tahun negara ini memproduksi sekitar 115.000 metrik ton madu. Alasan utama mengapa madu dari Turki sangat murni dan terbaik dalam hal kualitas adalah karena berasal dari lebah Kaukasia murni.

#3

AMERIKA SERIKAT

Di Amerika Serikat, ada sekitar 2,8 juta koloni yang menghasilkan sekitar 165 juta pon madu setiap tahun. Beberapa negara penghasil madu terbesar adalah California, Florida, Arizona, Dakota Selatan, Montana, dan Dakota Utara. Orang Amerika di dalam negeri mengkonsumsi sekitar 500 juta pon madu setiap tahun dan permintaan madu ini hanya dapat dipenuhi dengan cara impor. Sebagian besar madu dijual di saluran pasar ritel, sementara yang lain dijual di industri makanan.

Produksi madu di AS meningkat dibandingkan dengan 2012, 2013, 2014 dan 2015 dan segera mungkin menjadi produsen madu tertinggi di dunia. Madu biasanya diimpor dari Brasil, Turki, Argentina, Vietnam, India, Kanada, dan negara-negara lain untuk mengisi permintaan.

#4

IRAN

Salah satu penghasil madu berkualitas tertinggi di dunia saat ini di antara 10 negara penghasil madu teratas adalah Iran. Tercatat ada sekitar 75.000 orang terdokumentasi yang aktif dalam industri perlebahan, dan sekitar 6,7 juta koloni di seluruh negeri. Secara tahunan, Iran dikatakan memproduksi sekitar 79.000 ton madu dan mengekspor sekitar 5.000 ton di pasar dunia. Produksi madu negara tercatat tumbuh antara 5% -10%. Beberapa negara di mana Iran mengekspor madu adalah Afghanistan, Turki, India, Malaysia, dan lainnya.

#5

RUSIA

Salah satu produsen madu terbesar di dunia adalah federasi Rusia. Praktik pemeliharaan lebah telah menjadi bagian dari budaya Rusia, sehingga tidak heran mereka menghasilkan salah satu madu premium di benua itu. Di Rusia, madu tidak hanya dibuat untuk ekspor, tetapi juga penggunaan domestik madu untuk berbagai hal seperti teh, obat-obatan, terapi, kopi, roti dan produk lainnya sangat tinggi. Secara tahunan, Rusia dikatakan memproduksi lebih dari 95.000 ton madu senilai lebih dari $ 65 juta. Rusia mengekspor madu ke UEA, Arab Saudi, Kanada, Amerika Serikat, Belgia, dan Spanyol.

#6

INDIA

Peternakan lebah dan madu memiliki sejarah panjang yang berasal dari masa lalu di India, dan seringkali dikaitkan dengan lukisan batu dari era Mesolitik yang bisa temukan di Madhya Pradesh yang menggambarkan kegiatan pengumpulan madu. Negara ini memiliki potensi produksi madu yang besar karena memiliki lebih dari 500 spesies tanaman liar dan tanaman budidaya yang merupakan sumber nektar dan serbuk sari yang baik. Mereka juga memiliki 5 spesies lebah madu asli (Apis dorsata, Apis mellifera, Apis dorsata laboriosav, Apis cerana indica, Apis florea) dan 3 lebah menyengat lainnya.

Pada tahun 2016, negara tersebut mengekspor 38177,08 MT (megaton) madu ke negara-negara seperti Bangladesh, Amerika Serikat, Maroko, Arab Saudi dan beberapa tempat lainnya.

#7

MEKSIKO

Meksiko adalah salah satu pengekspor madu terbesar di dunia dan memiliki sejarah panjang dengan produksi madu. Mereka biasanya mengekspor sekitar 40.000 ton madu yang bernilai lebih dari $ 150 juta. Negara ini secara tahunan menghasilkan sekitar 57.000-62.000 ton madu dan selama dekade terakhir produksi madu mereka terus meningkat.

Di negara itu, ada sekitar 43.000 peternak lebah yang beroperasi lebih dari 1,9 juta sarang. Negara-negara pengimpor utama madu mereka adalah Jerman, Cina, Inggris, Argentina, Arab Saudi, Belgia, dan Amerika Serikat. Beberapa area utama yang menghasilkan madu adalah negara bagian seperti Campeche, Chiapas, Quintana Roo, Puebla, dan lainnya.

#8

BRAZIL

Salah satu penghasil madu utama di dunia adalah Brazil. Brazil diberkati dengan keanekaragaman hayati dan lokasi geografis negara itu sesuai dengan jenis lingkungan yang diinginkan lebah. Madu Brazil adalah salah satu madu premium yang akan Anda temukan di pasar karena sebagian besar peternak lebah di sana menggunakan lebah Afrika yang tahan terhadap penyakit dan hama, sehingga mereka tidak membutuhkan banyak pestisida untuk menjaga lebah tetap sehat.

#9

UKRAINA

Salah satu pengekspor dan penghasil madu utama di antara negara-negara Eropa dan di dunia adalah Ukraina. Negara ini adalah penghasil madu nomor satu di Eropa dan biasanya mereka memproduksi antara 65.000 ton hingga 75.000 ton, dan setengah dari produksi madu ini biasanya diekspor. Budidaya lebah di Ukraina telah menjadi kegiatan ekonomi utama sejak sekitar 2% dari total populasi yang terlibat dalam kegiatan budidaya lebah langsung.

Mereka memiliki sejarah peternakan lebah yang dimulai beberapa abad yang lalu, sehingga tidak heran mereka memiliki museum peternakan lebah terbesar di dunia. Beberapa negara yang biasanya mengimpor madu Ukraina adalah Jerman dan Amerika Serikat.

#10

SELANDIA BARU

Salah satu negara penghasil madu terbesar di dunia adalah Selandia Baru. Nilai ekspor madu di tahun 2015/2016 telah menghasilkan lebih dari $ 315 juta bagi negara dan jumlahnya terus meningkat. Pada 2016, negara ini memproduksi lebih dari 20.000 ton madu dari 684.046 sarang terdaftar. Jumlah perusahaan pemelihara lebah terdaftar adalah 6.735.

Sama seperti sektor ekonomi lainnya, industri pertanian Selandia Baru menghadapi tantangan seperti kesehatan lebah, persaingan dari tempat pemeliharaan lebah, hama dan penyakit, dan menjaga integritas konsumen terutama di pasar internasional.

***

Dikutip dari worldstopexports,com — pada tahun 2019, penjualan global untuk ekspor madu organik (natural honey) kalau ditotalkan dari semua negara adalah senilai US$ 1,99 miliar. Secara keseluruhan, nilai ekspor madu organik mengalami penurunan rata-rata -14,% secara global sejak 2015 lalu, yang mana pada periode itu bernilai US$ 2.3 miliar. Setiap tahun, nilai ekspor global madu organik cenderung mengalami penurunan. Pada tahun 2018 ke 2019 saja, nilai ekspor turun sebesar -12,5%.

Diantara benua, negara-negara Eropa menjual dengan harga dollar paling tinggi dari ekspor madu organik sepanjang 2019 dengan penjualan sebesar $ 836.6 juta atau 42.1% dari keseluruhan penjualan madu secara global. Sekarang, coba bandingkan angka itu dengan 24.4% dari pengekspor Asia, 13.5% dari Amerika Latin (termasuk Carribean, kecuali Mexico), dan 13.4% dari Oceania (Selandia Baru dan Australi kebanyakan). Presentase yang lebih kecil datang dari Amerika Utara (6%) dan Afrika (0.5%).

Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah daftar 15 negara pengekspor madu dengan nilai tertinggi sepanjang tahun 2019:

  1. China, — $235.3 juta (11.8%)
  2. Selandia Baru — $228.8 juta (11.5%)
  3. Argentina — $146.7 juta (7.4%)
  4. Jerman — $131.5 juta (6.6%)
  5. Ukraina — $113.5 juta (5.7%)
  6. India — $99.6 juta (5%)
  7. Spanyol — $92.1 juta (4.6%)
  8. Hungaria — $82.5 juta (4.1%)
  9. Brazil — $67.9 juta (3.4%)
  10. Belgia — $64.1 juta (3.2%)
  11. Vietnam — $57.4 juta (2.9%)
  12. Mexico — $ 55.7 juta (2.8%)
  13. Rumania — $ 44.5 juta (2.2%)
  14. Polandia — $43.2 juta (2.2%)
  15. Kanada — $41.3 juta (2.1%)

Total nilai ekspor dari ke-15 negara ini secara setara dengan 75.5% nilai ekspor madu organik secara global pada tahun 2019.

Pada daftar diatas, negara-negara pengekspor madu dengan pertumbuhan nilai tertinggi sejak 2015, yaitu:

  1. Ukraina (+34.9%)
  2. Polandia (+33.6%)
  3. Selandia Baru (+14,4%)
  4. Hungaria (+10%)

Sedangkan, negara-negara yang mengalami penurunan nilai ekspor madu  mereka sejak 2015, yaitu:

  1. Mexico (-64.3%)
  2. Vietnam (-44.2%)
  3. Belgia (-24.2%)
  4. Kanada (-20.8%)
  5. China (-18.5%)

***

Nah, demikianlah informasi tentang daftar negara penghasil/pengekspor madu terbesar di dunia. Melihat nilai ekonomi lebah madu yang cukup besar di sektor pertanian, hal ini tentu seharusnya membuat Indonesia memiliki potensi untuk masuk ke dalam daftar di atas. Namun, sayangnya bisnis peternakan lebah di Indonesia masih belum begitu populer digalakkan secara nasional untuk menjadi komoditas ekspor yang bisa diandalkan.

Akan tetapi, melihat kondisi lingkungan yang ada saat ini cukup memprihatinkan. Pasalnya, penurunan nilai ekspor lebah madu secara global sepertinya memberikan sinyal pada kita bahwa sedang terjadi sesuatu pada spesies lebah di dunia. Kita semua tahu bahwa lebah memiliki peran penting bagi keanekaragaman hayati serta menghasilkan madu yang bermanfaat bagi kita.

Baca juga: Benarkah Jika Semua Lebah Madu di Dunia Mati, Maka Umat Manusia Akan Punah?

Oleh karena itu, masa depan spesies ini seharusnya juga menjadi beban moral kita, yang mana itu tergantung pada seberapa baik kita menjaga kelestarian lingkungan sehingga tetap bisa menjadi rumah yang ramah bagi para lebah di tengah sinyal kepunahan yang mulai tampak.


Sumber:

  1. trendrr.net/6124/top-largest-honey-producing-countries-world-famous-best/
  2. worldtopexports.com/natural-honey-exporters/
  3. worldatlas.com/articles/leading-exporters-of-natural-honey.html

Tinggalkan Balasan