fbpx

info@dailyhoney.co.id

Inilah 5 Manfaat Propolis Untuk Kesehatan Yang Perlu Kamu Tahu

Inilah 5 Manfaat Propolis Untuk Kesehatan Yang Perlu Kamu Tahu

Bagi yang belum tahu, propolis merupakan salah satu produk lebah yang dihasilkan dari zat resin atau getah tanaman untuk menutupi lubang pada sarang lebah. Sama halnya seperti madu, propolis juga diketahui memiliki sifat sebagai antibakteri, antivirus dan antiperadangan.

Selain itu, propolis juga mengandung aktivitas antioksidan yang tinggi yang berasal dari kelompok senyawa polifenol dan flavonoid. Oleh karena itu, tidak heran jika obat herbal yang satu ini kemudian dipercaya memiliki sejumlah manfaat untuk kesehatan.  

Dari sejumlah penelitian yang pernah dilakukan, para peneliti percaya bahwa sifat aktif yang terdapat dalam produk herbal ini dapat membantu memberikan perlindungan tubuh terhadap berbagai macam penyakit. Apa sajakah itu? Inilah 5 manfaat propolis untuk kesehatan yang terbukti secara ilmiah.


#1. Membantu penyembuhan luka dan peradangan

A bioengineering approach to find new treatment for bleeding and ...
Ilustrasi via shutterstock.com

Propolis diketahui mengandung senyawa spesial yang disebut pinocembrin, kelompok senyawa flavonoid yang bertindak sebagai antimikroba. Sifat anti-peradangan dan antibakteri ini membuat propolis bermanfaat dalam penyembuhan luka. Sebuah studi menemukan bahwa propolis dapat membantu menyembuhkan luka bakar lebih baik dengan mempercepat pertumbuhan sel-sel hidup baru.

Penelitian lain juga menemukan bahwa ekstrak propolis alkohol (topical propolis alcoholic extract) ternyata lebih efektif daripada krim steroid dalam mengurangi sel mast terhadap luka operasi mulut. Sel mast ini berkaitan dengan respon peradangan dan memperlambat proses penyembuhan luka.

#2. Meredakan lenting dan penyakit herpes

Herpes: Symptoms, causes, and treatment
Ilustrasi via medicalnewstoday.com

Sebuah studi menemukan bahwa propolis yang digunakan 3 kali sehari dapat membantu menyembuhkan lenting atau luka melepuh di sekitar bibir (cold sores) lebih baik daripada tidak ada perawatan sama sekali. Para peneliti menemukan bahwa krim propolis tidak hanya dapat mengurangi jumlah virus herpes simpleks tipe 2 (HSV-2) yang terdapat dalam tubuh seorang penderita, tapi juga melindungi dari kambuhnya gejala demam yang timbul sesudah itu.

Dalam sebuah jurnal ilmiah oleh Phytotherapy Research melaporkan bahwa obat salep yang mengandung 3 persen propolis, seperti Herstat atau Coldsore-FX, dapat mempercepat waktu penyembuhan dan mengurangi gejala, baik pada lenting maupun luka pada penyakit herpes.

#3. Membantu terapi penyembuhan beberapa jenis kanker

Fasting and cancer: Benefits and effects
Ilustrasi via medicalnewstoday.com

Penggunaan propolis telah diketahui berperan dalam membantu penyembuhan jenis kanker tertentu dengan baik. Berdasarkan jurnal ilmiah yang yyang bertajuk Clinical Review in Allergy and Immunity, melaporkan bahwa senyawa propolis memiliki efek anti-kanker, yaitu bekerja dengan cara mencegah sel-sel kanker berkembang biak, mengurangi kemungkinan sel-sel tersebut menjadi sel kanker, dan memblokir kerja sel-sel kanker dari memberi sinyal satu sama lain.

Studi tersebut juga menemukan bahwa propolis dapat digunakan sebagai terapi pelengkap untuk kanker, namun tidak sebagai pengobatan utama. Studi lain juga menemukan bahwa propolis China dapat menjadi terapi pelengkap yang membantu dalam penyembuhan kanker payudara karena efek anti-kankernya terhadap sel-sel kanker tersebut.

#4. Memelihara kesehatan kulit dan wajah

Six facts you should know about Asian skin - Health - The Jakarta Post
Ilustrasi via shutterstock.com

Sebagaimana halnya dengan madu, propolis juga bisa dijadikan sebagai obat herbal dalam perawatan kulit dan wajah karena memiliki karakteristik yang sama sebagai antibakteri, antijamur, dan anti-peradangan sekaligus. Oleh karena itulah, tidak heran jika propolis sering digunakan sebagai salah satu bahan herbal untuk kosmetik atau produk kecantikan sejenisnya.

Sebagai bahan perawatan kulit, khasiat propolis secara keseluruhan adalah membantu mengurangi pigmentasi dan kemerahan di kulit akibat peradangan. Selain itu, propolis juga berperan membantu meningkatkan produksi kolagen dan melindungi kulit dari paparan radiasi dan sinar ultraviolet serta polusi.

Sifat antimikroba yang terdapat dalam produk lebah ini juga bisa membantu bagi kamu yang memiliki keluhan jerawat dan meredakan kulit kemerahan akibat jerawat yang meradang. Bahkan, bahan herbal ini juga dipercaya mampu mengangkat sel-sel kulit mati secara alami dan membuat kulit wajah jadi lebih cerah.

Cara penggunaannya pun bisa melalui oral (diminum secara langsung), dicampur dengan air, atau diaplikasikan langsung pada area kulit atau wajah. Produk kecantikan yang mengandung propolis dalam kemasan biasanya dapat digunakan tergantung pada petunjuk pemakaiannya yang tertera pada label. Namun, bagi kamu yang memiliki kulit sensitif, ada baiknya perlu berhati-hati sebelum menggunakannya. Kecuali jika memang sudah dinyatakan aman atau kalau perlu tanyakan pada dokter terlebih dahulu.

#5. Sebagai obat kumur untuk perawatan gigi dan mulut

11 Cara Buat Menjaga Gigi dan Mulut Tetap Sehat | Priceprice.com
Ilustrasi via shutterstock.com

Selain manjadi obat dan kosmetik, propolis juga bisa digunakan sebagai obat kumur untuk meningkatkan kesehatan gigi dan mulut karena sifat antibakteri dan anti-inflamasinya yang telah teruji. Produk lebah ini bekerja dengan cara mencegah pertumbuhan bakteri Candida dan Streptococci yang menjadi penyebab kerusakan gigi dan mulut. Selain itu, asam caffeic yang terkandung dalam produk lebah ini juga efektif melindungi fungsi membran epitel di dalam mulut terhadap paparan mikroba.

Menggunakan propolis sebagai obat kumur secara teratur diketahui juga bisa mempercepat proses penyembuhan serta mengurangi rasa sakit dan peradangan pada pasien setelah melakukan operasi mulut.

* * *

Secara umum, itulah ke-5 manfaat dari penggunaan propolis yang telah teruji secara medis sejauh ini. Diluar itu, masih terdapat berbagai manfaat propolis lainnya yang dipercaya oleh masyarakat, seperti menyembuhkan tuberkulosis, infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), kanker tenggorokan dan lain sebagainya. Akan tetapi, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui kebenaran dari khasiat tersebut.

Sebagai catatan, propolis memang termasuk ke dalam produk herbal yang dinyatakan aman untuk dikonsumsi atau tidak memiliki efek samping yang berbahaya, kecuali bagi kamu yang memiliki riwayat alergi terhadap produk lebah. Akan tetapi, sampai sekarang belum ada kesepakatan dari dunia kesehatan tentang berapa dosis maksimal penggunaan propolis ini dan tingkat keamanannya dalam jangka waktu lama.

Selain itu, beberapa orang dengan kondisi kesehatan tertentu juga tidak disarankan untuk mengkonsumsinya karena dikhawatirkan memiliki efek samping, seperti pada penderita asma, alergi madu, gangguan pendarahan, ibu hamil dan menyusui, serta pasien pra-operasi. Diluar kondisi itu, mungkin tidak masalah selama kamu tidak mengkonsumsinya secara berlebihan dalam jangka panjang, mengikuti petunjuk pemakaian yang aman, serta mengkonsumsi produk asli yang terdaftar Badan POM RI, tentunya.


Referensi:

  1. https://www.google.com/amp/s/hellosehat.com/hidup-sehat/tips-sehat/manfaat-propolis-untuk-kesehatan/%3famp
  2. https://www.healthline.com/health/propolis-an-ancient-healer
  3. https://www.alodokter.com/kenyataan-mengenai-propolis

Tinggalkan Balasan