fbpx

info@dailyhoney.co.id

Inilah Alasan Mengapa Madu Sangat Cocok Dikonsumsi oleh Pelajar dan Mahasiswa!

Inilah Alasan Mengapa Madu Sangat Cocok Dikonsumsi oleh Pelajar dan Mahasiswa!

Bagi kamu pelajar dan mahasiswa, barangkali memilih jenis makanan yang dikonsumsi adalah salah satu faktor penting yang harus diperhatikan. Hal ini karena asupan makanan yang bernutrisi seimbang dapat menunjang kegiatan akademikmu selama di sekolah ataupun kampus.

Walaupun kelihatannya menyenangkan, menjadi pelajar atau mahasiswa mungkin tak semudah yang dibayangkan, lho! Bayangkan saja, sebagai seorang pelajar kamu harus bangun pagi setiap hari dan belajar selama 7 jam di kelas dengan kurikulum yang padat, dan ditambah lagi dengan tugas-tugas yang harus dikerjakan di rumah. Apalagi kalau kamu kebetulan adalah seorang mahasiswa perantauan yang juga harus bekerja part-time untuk membiayai kuliahmu, tentu kamu harus bekerja ekstra keras, bukan?

Nah, untuk itu salah satu cara agar kamu tetap bisa bertahan dalam kegiatan akademik adalah dengan mengusahakan tubuhmu tetap sehat secara fisik dan mental serta mengikuti semua prosesnya dengan baik. Akan tetapi, dengan padatnya kegiatan di kelas maupun di luar kelas, bisa jadi membuatmu gampang stres dan kelelahan. Apalagi kalau kamu seorang mahasiswa yang sudah terbiasa begadang mengerjakan tugas-tugas atau lain hal. Kebiasaan buruk tersebut malah dapat membuat sistem imunmu melemah dan gampang terserang penyakit. Hal ini tentu akan sangat mengganggu proses belajar-mengajarmu.

Salah satu makanan yang baik dikonsumsi untuk menjaga kondisi tubuhmu tetap terjaga adalah madu. Tapi, mengapa harus madu? Untuk menjawab itu, dailyhoney akan memberikan kamu 5 alasan bagus mengapa madu sangat cocok dikonsumsi oleh kamu yang masih pelajar dan mahasiswa.

#1. Madu dapat menjadi sumber energi untuk mendukung aktivitasmu seharian

College students walking on campus - Stock Photo - Dissolve
Ilustrasi via dissolve.com

Meskipun madu hanya dihasilkan oleh 9 dari 20.000 spesies lebah yang ada, tapi madu adalah jenis minuman yang tak dapat dianggap remeh. Madu sendiri mengandung hampir 200 senyawa aktif yang terdiri dari berbagai nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Dalam setiap 100 gramnya, rata-rata madu mengandung 304 kilo kalori dengan 82,40 gram karbohidrat (dalam bentuk glukosa, fruktosa dan sukrosa), 17,10 gram air dan 0,5 gram sisanya adalah protein, asam organik, senyawa antioksidan, enzim dan mineral.

Madu dapat dikonsumsi sebagai sumber energi bagi tubuh karena mengandung karbohidrat kompleks. Jadi, dengan menyajikan segelas susu hangat ditambah dengan madu segar, seharusnya sudah bisa menjadi alternatif menu sarapan untuk memulai aktivitasmu di sekolah ataupun kampus.

Selain itu, madu juga kaya dengan gula alami, seperti fruktosa dan sukrosa yang mudah diserap oleh tubuh sebagai sumber energi yang bertahan lama. Sehingga, madu adalah bahan makanan yang tepat untuk menunjang kegiatan aktifmu sehari-hari dan menjaga kondisi tubuh tetap prima dan tidak cepat lelah.

Baca juga: 7 Alasan Kenapa Bunda Harus Sedia Madu di Rumah Sebagai Menu Andalan Keluarga

#2. Madu bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh melawan penyakit

How to avoid getting sick in college (and what to do when you can't)
Ilustrasi via shutterstock.com

Penelitian dari Michigan State University menyatakan bahwa madu merupakan pembangun sistem kekebalan tubuh yang efektif dengan karakteristik sebagai anti-oksidan, anti-bakteri, anti-virus, dan anti-peradangan sekaligus. Kebanyakan penyakit seringkali diakibatkan oleh kondisi fisik yang lemah sehingga mudah diserang oleh infeksi virus dan bakteri.

Nah, dengan rutin mengkonsumsi madu, maka tubuh kamu akan terlindungi dari patogen penyebab penyakit. Selain itu, senyawa aktif antioksidan pada madu juga akan membuat tubuh kebal terhadap serangan radikal bebas pemicu berbagai resiko penyakit kronis. Ibaratnya, madu adalah bahan makanan yang bisa memberikanmu sumber energi dan perlindungan dari infeksi penyakit, sehingga menjaga kondisi tubuhmu tetap fit sepanjang hari.

Dari dua keuntungan tersebut, tentu akan sangat membantu baik terhadap proses pembelajaran maupun kegiatan non-akademikmu bukan?

#3. Madu dapat meningkatkan daya ingat dan menunjang proses pembelajaran

College Students in classroom - Interfolio
Ilustrasi via interfolio.com

Tahukah kamu? Bahwa madu adalah satu-satunya produk hewani yang mengandung senyawa antioksidan, phinocembrin. Selain pada madu, antioksidan ini hanya dijumpai pada jenis buah-buahan tertentu. Phinocembrin merupakan salah satu agen potensial dari kelompok senyawa antioksidan flavonoid pada madu yang berperan dalam membantu peningkatan fungsi kognitif.

Berbagai riset telah menemukan bahwa phinocembrin memiliki dampak yang secara langsung berhubungan dengan neuroprotektif (perlindungan sel-sel syaraf dari penurunan fungsi atau penuaan), walaupun sebenarnya juga bisa ditemukan pada bahan makanan lain, seperti sayuran dan buah-buahan.

Hal ini berarti bahwa senyawa antioksidan pada madu dapat melindungi otak dan sel syaraf dari kerusakan dengan cara menangkal radikal bebas penyebab penyakit dan degenerasi sel. Selain itu, dalam sebuah penelitian tentang komposisi kimia madu di Argentina pada 2008 menemukan bahwa madu bisa membantu dalam membangun dan mengembangkan sistem saraf pusat balita usia pra-sekolah, yang mana dapat mengurangi tingkat kecemasan, meningkatkan daya ingat dan pembelajaran, serta meningkatkan kinerja intelektual mereka di kemudian hari.

Wah, bagi kamu yang merupakan seorang pelajar/mahasiswa, memiliki daya ingat dan fungsi kognitif yang baik tentu akan sangat mendukung proses pembelajaranmu di kelas bukan? Cocok banget, nih buat kamu yang super-ambisus untuk mendapatkan nilai A di semester ini.

Baca juga:

#4. Madu dapat memperbaiki mood, mengurangi stres, dan membantu tidur lebih baik

10 Tips For a Perfect Night's Sleep | New York's Country 94.7
Ilustrasi via gettyimages.com

Bagi kamu yang cukup aktif di sekolah/kampus dengan berbagai kegiatan akademik maupun non-akademik, tentunya dengan berbagai desakan deadline tugas dan kepanitiaan terkadang membuatmu stres. Dan seringkali itu membuatmu moodmu menjadi tidak enak seharian, apalagi pada hari itu kamu juga kurang tidur semalaman karena bergadang untuk menyelesaikan tugas-tugas kuliah. Wah, bisa-bisa kalau begitu terus tentu akan membuat kamu tertekan dengan kesibukanmu sendiri. Dan seringkali stres membuat mood jadi tidak baik dan melemahkan kondisi tubuh, sehingga rentan terkena penyakit.

Selain bermanfaat sebagai sumber energi, meningkatkan kerja sistem imun dan fungsi otak, madu juga memiliki kandungan neuroterapis yang bisa memperbaiki mood (suasana hati). Aroma madu yang khas dan zat anti-depresannya bisa memberikan kamu sensasi menenangkan, sehingga dapat meredakan stres. Selain itu, penelitian pada tahun 2011 juga menunjukkan bahwa madu bisa membantu tidur lebih nyenyak pada anak-anak yang menderita batuk dan gangguan pernapasan. Jadi, selain bersifat sebagai obat (menyembuhkan), madu juga memiliki efek neuroterapis (menenangkan).

Dengan mengkonsumsi 1 sendok madu atau dicampur dengan segelas air hangat di malam hari, akan membantumu untuk tidur lebih nyenyak. Dan tidur yan cukup dan berkualitas adalah kunci produktivitas dan performa otak. Dengan begitu, kamu akan bisa menjalani keesokan harinya dengan lebih semangat seakan kamu bisa menyelesaikan semua masalahmu pada hari itu.

#5. Madu bisa membantu menyehatkan sistem pencernaan dan metabolisme

Konsumsi Sayur Membuat Sistem Pencernaan Sehat
Ilustrasi via shutterstock.com

Salah satu keluhan paling sering yang mungkin dialami oleh pelajar/mahasiswa adalah masalah pencernaan, seperti maag, sembelit ataupun diare. Hal ini bisa jadi disebabkan oleh berbagai faktor, misalnya karena telat makan karena mengejar deadline tugas, jajan sembarangan di kantin sekolah/kampus, atau karena stres sehiangga menganggu pola makan, dan lain sebagainya. Apalagi kalau disertai juga dengan kebiasaan buruk begadang, hal itu bisa menganggu proses metabolisme kita pada jam biologis tubuh.

Nah, untuk menjaga sistem pencernaan dan metabolisme tetap sehat, konsumsi makanan yang bernutrisi seimbang, memperbaiki kualitas tidur, dan cukup minum air putih adalah kuncinya. Salah satu makanan yang selain enak, tapi juga bisa memberikan efek positif terhadap pencernaan dan metabolisme adalah madu. Kandungan antioksidan, karbohidrat dan prebiotik pada madu dapat meningkatkan kinerja sistem metabolisme, memberikan rasa kenyang lebih lama dan mencegah infkesi bakteri pada usus.

Cukup dengan mengkonsumsi 1-2 sendok madu dengan segelas air hangat di pagi hari, sebelum makan atau di malam hari sebelum tidur dapat menjaga sistem pencernaan tetap sehat dan mencegah keluhan sakit perut yang menganggu konsentrasi belajar.

*****

Nah, luar biasa bukan manfaat dari madu tersebut? Apalagi untuk kamu yang masih berada di usia sekolah/kuliah, memberikan tubuhmu asupan nutrisi yang seimbang tentu akan sangat membantu bagi kegiatan belajarmu yang super padat.

Akan tetapi, pastikan juga bahwa kamu juga memperhatikan aspek kesehatan yang lain, seperti dengan berolahraga, menjaga kualitas tidur dan berinteraksi yang cukup dengan lingkungan sosial. Karena sebagai generasi penerus bangsa, selain harus sehat secara fisik, juga harus sehat secara mental, tentunya.

Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan