fbpx

info@dailyhoney.co.id

Keren! Semua Zat dan Nutrisi Penting ini Ternyata Bisa Kamu Temukan dalam Madu…

Keren! Semua Zat dan Nutrisi Penting ini Ternyata Bisa Kamu Temukan dalam Madu…

Madu merupakan cairan berkhasiat yang berasal dari alam dimana sebagian besar terdiri dari karbohidrat. Tidak sedikit faktor yang dapat mempengaruhi komposisi madu sehingga menjadikan madu sebagai objek penelitian.

Beragam khasiat yang diperoleh manusia setelah mengonsumsi madu bagi kesehatan, perawatan dan kecantikan tentu tidak terlepas dari berlimpahnya nutrisi yang terkandung dalam cairan ajaib ini.

Benar, madu memiliki  kandungan senyawa dan komposisi zat-zat yang amat kaya dan kompleks. Bahkan sebuah studi menyebutkan bahwa di dalam madu terkandung tidak kurang dari 181 ragam zat, namun begitu belum ada sumber yang merinci secara detail 181 macam zat yang terkandung dalam madu tersebut.

madu segar
Gambar. Madu murni (raw honey) menadung sejumlah nutrisi penting yang baik untuk kesehatan tubuh (freepik.com/pexels.com)

Dibawah ini adalah kandungan madu yang bisa kamu temui pada madu yang telah dailyhoney rangkum dari beberapa sumber, meski tidak mendekati angka 181 macam zat, namun apa yang akan diuraikan dibawah ini tidak akan mengurangi kadar kekagumanmu, lho honey lovers!

#1. Karbohidrat

Karbohidrat berupa gula adalah komponen utama madu dengan persentase 80% levulosa atau fruktosa dan 85-90% desktrosa atau glukosa yang terkandung dalam madu, sisa yang lainnya antara lain: disakarida, polisakarida dan olisakarida.

Madu mengandung berbagai jenis gula yakni fruktosa, glukosa, sukrosa, maltosa dan dekstrin yang dikenal dengan  sebutan gula pereduksi. Ditemukan juga dalam jumlah kecil zat-zat gula lain, seperti melibiosa, rafinosa serta turunan karbohidrat lainnya.

#2. Senyawa-Senyawa Fenolik

Madu mengandung lebih kurang 0,1-0,5 % senyawa fenolik yang berfungsi dalam banyak aktivitas bilogis seperti antioksidan, antimikroba, antivirus, anti-inflamasi, dan anti kanker. Zat ini juga memiliki peranan yang sangat penting dalam pemenuhan gizi manusia.

Senyawa fenolik yang terkandung pada madu yaitu flavonoid, asam fenolik, anthocyanin, stilbenes, lignan, tanin, dan polifenol teroksidasi (Ferreira et al. 2009)

#3. Senyawa Volatil dan Minyak Essensial

Senyawa Volatil (mudah menguap) merupakan zat penting lain yang terkandung dalam madu. Senyawa ini berperan penting dalam hal aroma, karakteristik rasa, dan gizi madu. Di samping itu senyawa volatil berpotensi dalam membuktikan keaslian sampel madu ( De la Fuente et al. 2007)

Senyawa volatil madu tersusun dari banyak monoterpen, diterpenes, dan seskuiterpen dan terpenoid, asam lemak, alkohol, keton, dan aldehid.

Minyak esensial sangat berguna dan banyak dimanfaatkan sebagai obat alternatif penyakit menular dan farmasi,  terapi alami, pengawet makanan selama ribuan tahun. Oleh sebab itu minyak esensial berperan dalam mempengaruhi nilai biologis madu.

#4. Mineral

Secara alamiah warna madu selain sangat dipengaruhi oleh sumber nektar juga dipengaruhi oleh kandungan mineralnya. Semakin sedikit kandungan mineral maka akan semakin terang warna madu yang dihasilkan, berlaku sebaliknya kandungan mineral yang berlimpah di dalam madu membuat warna madu menjadi gelap.

Jenis mineral utama yang terkandung dalam madu antara lain: Kalsium (Ca), tembaga (Cu), Besi (Fe), Magnesium (Mg), Mangan (Mn), Pospor (P), Natrium (Na), Zinc (Zn), Alumunium (Al), Kalium (K), Boron (B), Klorin (Cl), yodium (I), dan Sulfur (S).

Dalam madu total kandungan mineralnya adalah sekitar 0,04%- 0,2%. Banyak sedikitnya komposisi mineral yang dikandung madu tergantung pada jenis tanah, sumber bunga, kondisi iklim, pemupukan dan variabilitas yang besar (White 1978, Anklam 1998)

#5. Asam-Asam Organik dan Material Lainnya

Madu meskipun manis termasuk dalam golongan makanan asam, karena pH nya yang lumayan rendah yaitu 3.4-6.1, hal ini dilatar belakangi oleh kandungan asam organik yang terdapat pada madu dimana jumlahnya lebih rendah dari 0.5% (b/b).

Keasaman berdampak pada rasa madu, stabilitas terhadap mikroorganisme, pelonjakan reaksi kimia, antibakteri, dan aktivitas antioksidan serta granulasi.

Asam utama yang  terkadung dalam madu adalah Asam Glutamat, sedangkan Asam-asam organik yang terdapat pada madu antara lain: Asetat, Butirat, Format, Glukonat, Laktat, Maleat, Oksalat, Pyroglutamat, Sitrat, Suksinat, Malat,  Glikolat,  α-ketoglutarat, Piruvat, 2/3-Fofogliserat, α/β-gliserofosfat, dan Glukosa-6-fosfat.

#6. Protein dan Asam Amino

Sekitar 0,2 % protein terkandung di dalam yakni berupa bee pollen dan plant pollen.  Di dalam madu juga terdapat 1 % Asam Amino dimana 50%-85 % dari total asam amino adalah prolin.

Konsentrasi Prolin berguna untuk menentukan kualitas dan sebagai kriteria dalam memperkirakan kematangan madu dan indikator untuk  mendeteksi pemalsuan gula.

Madu dikatakan berkualitas apabila kandungan prolinnya diatas 180 mg kg-1 madu. Nilai tersebut adalah minimun yang diijinkan oleh Codex Pangan dan Dewan Uni Eropa (Bogdanov dan Baumann 1997)

Asam amino lain yang ditemukan dalam madu yakni  Fenilalanin, Tirosin, Lisin, Arginin, Asam glutamat, Histidin, dan Valin.

Pada banyak sampel madu terdektesi semua Asam amino essensial dan beberapa asam amino nonessensial seperti asam Y-aminobutyric, Amino acid isobutirat, dan ornithine dengan proporsi yang berubah-ubah tergantung asal madu.

#7. Kalori

Nilai kalori madu adalah 3.280 kal/kg. Wah sangat besar ya honey lovers. Dalam 1 kg madu nilai kalorinya sebanding dengan 50 butir telur ayam, 1,68 kg daging, 5,7 liter susu, 40 buah jeruk, 25 buah pisang, dan 4 kg kentang.

#8. Enzim-Enzim

Pada umumnya madu mengandung enzim-enzim berikut ini : Amilase, Lipase, Glikosa oksidase, Katalase, Invertase, Diastase. Perioksidase, Fosfatase, dan Enzim-enzim proteolitk. Kesemua enzim tersebut berasal dari sebuk sari, nektar dan sekresi kelenjar saliva pada lebah.

#9. Vitamin

Vitamin yang ditemukan pada madu yakni: Thiamin (B1), Riboflavin (B2), Asam Askorbat (C), Piridoksin (B6), Niasin, Asam pantotenat, Biotin, Asam folat, dan Vitamin K.

Diharapkan informasi ini bisa memperluas pengetahuan kamu ya honey lovers, terkhusus soal madu.*

Semoga bermanfaat!


*) Dikutip dari berbagai sumber

Tinggalkan Balasan