fbpx

info@dailyhoney.co.id

Manfaat Royal Jelly Untuk Kesehatan yang Perlu Kamu Tahu

Manfaat Royal Jelly Untuk Kesehatan yang Perlu Kamu Tahu

Manfaat Royal Jelly Untuk Kesehatan yang Perlu Kamu TahuRoyal jelly merupakan cairan berbentuk susu yang disekresikan oleh lebah pekerja sebagai makanan untuk larva lebah, khususnya lebah ratu.

Susu lebah ini kaya dengan protein dan merupakan makanan utama bagi ratu lebah mulai dari larva hingga tumbuh dewasa. Sehingga, hal itulah yang meyebabkan ratu lebah berbeda dari lebah biasa, yanga mana secara fisik bobotnya lebih besar, lebih kuat dan dapat hidup lebih lama. Rata-rata lebah biasa yang memakan pollen dan campuran madu hanya berumur selama 5-7 minggu, sedangkan ratu lebah yang memakan royal jelly seumur hidupnya dapat bertahan hidup 3-7 tahun. Luar biasa, bukan?

Oleh karena itulah, royal jelly kemudian dipercaya sebagai bahan makanan yang bisa membikin awet muda, memperpanjang umur dan memperkuat stamina tubuh.

Manfaat dari royal jelly ternyata tidak hanya sampai disitu. Beberapa penelitian telah mengkonfirmasi kegunaan lain dari susu lebah ini, yang mana diketahui  komposisi nutirisnya agak berbeda dari madu biasa. Royal jelly mengandung nutrisi berupa campuran air, kolagen, karbihidrat, protein, lemak serta berbagai enzim dan hormon.

Baca juga: Fakta Tentang Royal Jelly, Makanan Spesial Ratu Lebah yang Kaya Nutrisi

Lalu, apa saja manfaat lain dari royal jelly tersebut? Dikutip dari hellosehat.com dan Saudi Journal of Biological Science 2016, berikut ini adalah (setidaknya) 7 manfaat kesehatan dari royal jelly yang tterbukti secara ilmiah.

#1. Membantu menyembuhkan luka

Royal jelly diketahui dapat mempercepat proses penyembuhan luka. Hasil dari salah satu penelitian laboratorium yang dipublikasikan di jurnal kedokteran Nutrition Research and Practice menunjukkan bahwa royal jelly dapat meningkatkan gerakan sel fibroblast, salah satu tipe sel yang mengoordinasikan proses penyembuhan luka. Penelitian tersebut dilakukan dengan cara mengoleskan royal jelly pada luka lalu mendiamkannya selama 48 jam. Hasilnya adalah luka menjadi tertutup dan kering lebih cepat. Selain itu, kadar lipid pada luka juga meningkat sehingga hal ini bisa membuat luka sembuh lebih cepat.

#2. Meningkatkan imun tubuh, terutama terhadap alergi

Menurut sebuah studi tahun 2001 yang diterbitkan dalam jurnal International Immunopharmacology, royal jelly dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Dalam studi tersebut disebutkan bahwa respons histamin terhadap alergen sehabis makan royal jelly bisa ditekan sehingga ini dapat membantu meringankan gejala alergi . Namun masih dibutuhkan  penelitian lebih lanjut mengenai manfaat royal jelly dalam mengatasi gejala alergi tersebut.

#3. Membantu menurunkan tekanan darah

Dikutip dari healthline.com, royal jelly dapat melindungi jantung serta membantu menurunkan tekanan darah dalam tubuh. Sebelumnya, ada penelitian yang menunjukkan bahwa terdapat protein dalam susu lebah ini yang mampu mengendurkan sel otot polos pembuuih darah dan arteri. Itu sebabnya, makanan ratu lebah ini juga disebut-sebut bisa menurunkan tekanan darah secara perlahan. Namun, dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memahami hubungan makanan ratu lebah ini dan efeknya pada tekanan darah

#4. Mengurangi gejala menopause

Royal jelly diduga memiliki kemampuan untuk mengatasi gejala menopause. Penelitian yang dilakukan pada tahun 2011 mengevaluasi efek dari kombinasi empat zat alami, termasuk royal jelly, pada gejala menopause. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa kombinasi zat alami yang mengandung royal jelly disebut bermanfaat dalam mengurangi gejala-gejala yang dialami pada saat menopause. Sebagai tambahan, royal jelly juga diketahui bermanfaat dalam membantu meredakan gejala dari sindrom pramenstruasi.

#5. Membantu mengatasi masalah kesuburan

Sebuah penelitian di Arab Saudi yang dilakukan pada tahun 2008 menemukan bahwa pasangan yang mengalami masalah kesuburan, secara alami ketika diberikan treatment/pengaplikasian madu dan royal jelly selama berhubungan intim meunujukkan adanya peningkatan kesuburan. Sehingga penggunaan royal jelly yang tepat, tetunya bisa membantu pasangan suami isteri yang mengalami masalah kesuburan untuk mendapatkan keturunan.

Manfaat Royal Jelly untuk Kecantikan

Selain itu, royal jelly juga merupakan salah satu bahan dari produk skin care yang saat ini cukup populer. Alsannya tak lain adalah karena royal jelly mengandung kadar protein dan kandungan kolagen yang tinggi. Selain itu, royal jelly juga kaya akan vitamin A, vitamin E, vitamin C, vitamin B, serta acetyl-choline dan zinc yang bermanfaat untuk kesehatan kulit dan juga rambut.

#6. Mencegah penuaan dan menyehatkan kulit

Manfaat dasar royal jelly adalah membantu melembapkan kulit dan melindungi kulit dari risiko dehidrasi dengan kandungan lemaknya yang berperan sebagai emollient (pereda rasa sakit) alami. Karena memiliki sifat anti-bakteri dan anti-jamur, royal jelly juga bisa membantu kulit melawan bakteri dan jamur.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Universitas Kyung Hee di Korea Selatan melaporkan bahwa mengkonsumsi suplemen royal jelly dapat menurunkan risiko penuaan dini pada kulit akibat paparan radiasi sinar ultraviolet. Efek antipenuaan pada kulit ini ditentukan berdasarkan seberapa banyak kandungan kolagen dan ketebalan jaringan kulit. Mengkonsumsi royal jelly dapat dapat membantu kulit mendapatkan senyawa prokolagen tipe I, yang mampu mengurangi efek penuaan dini pada kulit Anda.

Tidak hanya itu, kandungan anti-oksidan dan nutrisi dalam royal jelly pun akan membantu proses regenerasi sel-sel kulit baru, sehingga dapat memperlambat proses penuaan. Bahkan, menurut Food and Agriculture Organization (FAO), manfaat royal jelly juga meliputi membantu mengurangi garis halus, stretch marks, mengencangkan kulit, serta membantu mengontrol produksi minyak, lho! Banyak sekali ya manfaatnya!

#7. Berguna untuk perawatan rambut

Royal jelly telah sejak dulu digunakan untuk meningkatkan kesehatan rambut dan merangsang pertumbuhan rambut. Hal ini disebabkan adanya kandungan biotin yang tinggi di dalamnya. Biotin adalah vitamin yang dapat memicu keratin yang berguna untuk memicu pertumbuhan rambut, sehingga secara tidak langsung dapat mencegah efek kebotakan.

.   .   .

Cara Penggunaan Royal Jelly

Dilansir dari journal.sociolla.com, terdapat dua cara untuk mendapatkan manfaat royal jelly, yaitu secara topikal (penggunaan luar) atau oral (dikonsumsi). Jika kamu memilih untuk menggunakan royal jelly secara topical untuk perawatan kecantikan, misalnya, kini banyak  tersedia produk skin care dengan royal jelly sebagai kandungan utamanya yang bisa digunakan. Sedangkan, jika kamu memilih untuk menggunakan royal jelly secara oral, terdapat pula banyak pilihan suplemen royal jelly yang tersedia.

Seberapa banyak  dosis yang bisa diminum?

Sebenarnya tergantung dari petunjuk penggunaan produk atau bisa dikonsultasikan langsung dengan dokter.

Royal jelly yang dijual di pasaran umumnya hadir dalam bentuk bubuk atau tablet, sehingga telah melwati proses pengolahan terlebih dahulu. Akan tetapi, tak sedikit juga mereka yang lebih sering untuk meminum susu lebah segar tersebut langsung dari sarangnya. Mereka menganggap bahwa menelan langsung susu lebah dapat mempercepat penyerapannya ke dalam darah (meskipun perlu diteliti lebih lanjut).

Namun, jika kamu mengkonsumsi royal jelly dalam bentuk tablet atau, dosis maksimal yang yang dianjurkan adalah 50 hingga 300 miligram setiap hari. Namun, ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi susu atau minuman apa pun untuk kesehatan (dikutip dari hellosehat.com).

Efek Samping Penggunaan Royal Jelly

Meski dipercaya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, namun bukti-bukti yang mendukung bahwa mengonsumsi royal jelly bermanfaat bagi kesehatan manusia, masih harus diteliti lebih lanjut. Selain itu, ada pula beberapa efek samping penggunaan royal jelly yang perlu diwaspadai.

Laporan dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengungkap bahwa royal jelly memiliki potensi untuk menyebabkan reaksi alergi pada sebagian orang. Mereka dengan asma atau reaksi alergi lain juga bisa memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami infeksi akibat paparan royal jelly. Jika misalnya seseorang yang alergi terhadap protein pada pollen lebah mengkonsumsi royal jelly dan campuran ekstrak bee pollen, maka berisiko menyebakan alergi serius, seperti asma, radang tenggorokan atau diare.

Pada beberapa kasus, penggunaan royal jelly malah dapat menyebabkan ruam dan peradangan pada kulit kepala. Dan juga, penggunaan royal jelly pada ibu hamil dan menyusui adalah sebaiknya dihindari karena saat ini belum ada cukup informasimengenai keamanannya untuk ibu hamil. Termasuk juga untuk balita usia di bawah 1 tahun.

Walaupun royal jelly tergolong produk alami, kita tetaplah disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter mengenai keamanan penggunaan royal jelly, terutama untuk kamu yang memiliki beberapa kondisi, riwayat penyakit atau reaksi alergi.


Referensi:

  1. https://www.maduqueenbee.com/bee-knowledge/mengenal-royal-jelly-makanan-sang-ratu-lebah
  2. https://m.klikdokter.com/amp/3623792/menilik-manfaat-royal-jelly-yang-jarang-diketahui
  3. https://www.alodokter.com/jangan-sembarangan-mengonsumsi-royal-jelly
  4. https://hellosehat.com/hidup-sehat/tips-sehat/manfaat-royal-jelly/amp/
  5. https://www.google.com/amp/s/journal.sociolla.com/beauty/mengenal-royal-jelly/amp/

Tinggalkan Balasan