fbpx

info@dailyhoney.co.id

Ternyata ini Rahasia Produktivitas Lebah Madu: Tidur Cukup di Malam Hari

Ternyata ini Rahasia Produktivitas Lebah Madu: Tidur Cukup di Malam Hari

Melihat aktivitas lebah madu yang begitu giat bekerja dari satu tangkai bunga hingga ke ratusan bunga lain dalam mengumpulkan cukup nektar untuk dibawa kembali ke sarang membuat kita mungkin berpikir bahwa serangga kecil ini seperti tidak memiliki waktu untuk beristirahat.

Namun, ternyata anggapan tersebut salah. Tidak berbeda dengan manusia, lebah madu ternyata juga membutuhkan waktu untuk beristirahat, dalam hal ini yang dimaksud adalah tidur. Menarik bukan?

Nah, kalau begitu bisakah kamu membayangkan bagaimana cara lebah tidur?

Lebah juga tidur di malam hari seperti manusia karena pada waktu tersebut lebah tidak dapat mencari makanan. Antena lebah akan berhenti bergerak ketika mereka tidur. Selain itu, mereka juga akan saling memegang kaki.  

Lebah membutuhkan waktu untuk tidur yang mirip dengan manusia, yakni sekitar 5-8 jam sehari, kurang tidur pada lebah dapat mengakibatkan merosotnya kualitas lebah dalam bekerja.

Pernyataan ini diperkuat dengan sebuah penelitian yang dilakukan beberapa tahun yang lalu. Dalam penelitian itu, lebah-lebah dibiarkan bekerja dan mencari makanan pada malam hari, al hasil mereka tidak dapat melakukannya dengan baik.

Amman Mineral Budidayakan Lebah Madu di Areal Reklamasi - AgriFood.id
Gambar. Layaknya manusia, ternyata lebah juga tidur sekitar 5-8 jam di malam hari karena lebah tidak bisa bekerja mengumpulkan nektar bunga pada waktu tersebut (via AgriFood.id)

Dalam mencari makanan, lebah saling berkomunikasi dengan cara melakukan tarian khusus. Gerakan tarian tersebut menunjukkan arah sumber makanan. Apabila lebah kurang tidur, maka mereka akan merasa kesulitan dan dengan ceroboh mengartikan tarian lebah yang lain disebabkan karena masih mengantuk.

Inilah yang menjadi alasan lebah-lebah bisa tersesat, yang mana dengan kata lain menjadikan waktu dan tenaga lebah-lebah pekerja terbuang begitu saja. Hal ini tentu berdampak pada seluruh koloni lebah madu.

Di sisi lain, lebah yang kurang tidur dapat menyebabkan lebah kebingungan saat ingin kembali ke sarang. Wah, mirip banget kayak manusia, ya! Coba ingat pengalaman kamu pernah kurang tidur dan harus bekerja/belajar di pagia harinya, jadi susah fokus ‘kan? Lebah pun ternyata juga begitu.

Nah, sebaliknya jika lebah mendapatkan tidur yang cukup, tentunya akan sangat menguntungkan bagi lebah itu sendiri. Diantara keuntungan tersebut yaitu tidur yang cukup dapat menguatkan ingatan jangka panjang bagi lebah.

Sebuah penelitian dari Universitas Berlin yang diterbitkan pada tahun 2015, kala itu para peneliti melakukan percobaan pada lebah-lebah yang sedang tertidur, lebah-lebah tersebut diperkenalkan dengan suatu aroma atau bau tertentu.

Tahukah kamu, apa yang terjadi ketika lebah-lebah itu terbangun dari tidurnya?

Para peneliti menjumpai bahwa lebah-lebah yang mendapatkan tidur yang cukup sangat mudah mengingat bau yang mereka perkenalkan dibandingkan dengan lebah yang tidurnya hanya sejenak. Dari sini dapat disimpulkan bahwa saat tidur hanya tubuh lebah yang tidak aktif, namun otak lebah malah sebaliknya.

Otak lebah mempertajam ingatan yang kabur dan menjadikan ingatan tersebut menjadi ingatan yang tetap, sehingga ingatan tersebut dapat berguna keesokan harinya.

Jadi, ya tidak heran sih kalau orang bilang kurang tidur itu banyak dampak buruknya bagi kesehatan tubuh dan fungsi otak. Nah, kalau kamu ingin meniru etos kerja lebah yang terkenal gigih dan pekerja keras, kuncinya cuma satu: perbaiki pola tidur (kalau kamu suka bergadang) dan usahakan tidur yang cukup di malam hari, ya! Bahkan lebah pun tahu itu.

Semoga bermanfaat!


Sumber : https://bobo.grid.id/

Tinggalkan Balasan