fbpx

info@dailyhoney.co.id

Walaupun Menyakitkan, Terapi Sengat Lebah Ternyata Memiliki 5 Manfaat Berikut…

Walaupun Menyakitkan, Terapi Sengat Lebah Ternyata Memiliki 5 Manfaat Berikut…

Meski bertubuh kecil, nyatanya sengatan lebah cukup ampuh membuat korban yang disengatnya merintih kesakitan. Tak ayal, beberapa reaksi pun bermunculan seperti pembengkakan bahkan ada yang merasa sekujur tubuhnya menjadi panas dan ulu hati terasa nyeri.

Meski begitu, ternyata di dunia pengobatan sengatan lebah bisa memberi manfaat sebagai salah satu metode pengobatan. Yap! Mungkin sekelebat kamu pernah mendengar istilah terapi sengat lebah, atau dalam dunia medis mereka menyebutnya Aphistheraphy atau apipuntur.

Aphistheraphy berasal dari kata Aphis yang bermakna lebah dan theraphy yang berarti pengobatan. Aphistheraphy diartikan sebagai pengobatan dengan memanfaatkan lebah dan produk-produk yang dihasilkan oleh lebah tersebut.

Menariknya, Aphistheraphy ini ternyata sudah dipraktekkan sebagai pengobatan alternatif sejakk 5.000 tahun silam oleh bangsa Mesir, China dan Yunani untuk mengobati beraneka macam penyakit dan cedera.

Sekitar tahun 1930-an, para ilmuwan mulai berbondong-bondong melakukan penelitian pada jenis pengobatan alternatif yang satu ini. Satu diantaranya yakni Charlez Mraz. Ilmuwan ini menerapkan terapi sengat lebah tersebut kepada pasien arthritis  selama 60 tahun lebih.

terapi sengat lebah
Gambar. Terapi sengat lebah atau dikenal juga dengan apipuntur dengan memanfaatkan racun lebah yang tidak ganas dari jenis Apis mellifera dan Apis cerana (pinterest.com)

Bagaimana cara terapi ini bekerja?

Lebah akan melakukan sengatan di titik-titik khusus pada tubuh pasien, sengatan tersebut akan mentransferkan racun yang mempunyai zat yang dipercaya dapat mengatasi rasa nyeri dan mengurangi peradangan pada penyakit tertentu.

Beberapa ahli sengat lebah atau terapis berpendapat bahwa racun pada lebah mengandung senyawa yang memberi efek anti radang. Senyawa tersebut dipercaya bisa mengurangi rasa sakit dan mempercepat proses penyembuhan untuk beberapa kasus penyakit tertentu. Senyawa yang dimaksudkan berada dalam tubuh lebah tersebut tidak lain adalah Melittin.

Lantas, penyakit apa saja yang dapat memanfaatkan terapi sengat lebah atau Aphistheraphy tersebut ?

Silakan scroll kebawah untuk mengetahui jenis penyakit apa saja yang  dapat memanfaatkan terapi sengatan lebah dalam proses pengobatannya, sebagaimana yang daily honey rangkum dari beberapa sumber berikut rinciannya :

#1. Rematik atau Radang Sendi

Pada tahun 2008, jurnal ilmiah Acupunture Research mengemukakan bahwa sengat lebah dapat menyembuhkan rematik. 100 orang yang memiliki keluhan rematik dilibatkan dalam penelitian ini, para peserta diberi obat dengan 2 pilihan, kelompok yang pertama pengobatan dengan terapi sengat lebah dan yang kedua dengan mengunakan obat-obat rematik yang biasa digunakan pasien rematik.

Penilitian tersebut mendapatkan hasil setelah 3 bulan pengobatan, kedua kelompok sama-sama merasakan gejala rematik seperti sendi  yang bengkak dan kaku serta nyeri pada sendi, mulai berkurang.

Namun yang berbeda adalah kelompok dengan terapi sengat lebah mengakui bahwa rematik yang diderita lebih jarang kambuh dibandingkan kelompok yang mengonsumsi obat-obatan.

Sebuah penelitian yang dikutip dari verywellhealth.com mengungkapkan hal yang sama, yakni mereka yang mendapatkan terapi sengat lebih mempunyai resiko kambuh yang lebih rendah dibandingkan yang tidak.

Oxford University di tahun 2005 melakukan sebuah peneliitian yang mengungkapkan bahwa racun lebah mempunyai sifat penghilang rasa sakit yang manjur.

Hal sama juga dinyatakan oleh Swedish Medical Center, bahwa zat adolapin terkandung pada sengatan lebah memiliki sifat analgesik yang dapat menekan dan menghilangkan rasa sakit di bagian-bagian tubuh seperti kaki dan tangan.

#2. Multiple Sclerosis

Apa itu multiple sclerosis?

Multiple sclerosis merupakan penyakit progresif karena kesalahan imun menyerang selaput pelindung saraf bagi otak dan tulang belakang. Penderitanya akan mengalami gangguan saraf sebab kesalahan otak  dalam menyampaikan pesan ke organ-organ tubuh.

Menurut sebuah penelitian dari jurnal Neurology tahun 2005, terapi sengat lebah sangat bermanfaat bagi penderita multiple sclerosis.

Sebanyak 26 pasien multiple sclerosis dilibatkan dalam penelitian ini, pasien tersebut dipecah menjadi 2 kelompok, kelompok yang satu diberi terapi sengat lebah sementara kelompok yangsatunya tidak diberikan obat apapun.

Setelah 24 minggu berlalu, didapatkan hasil bahwa kelompok pasien yang diberikan terapi sengat lebah mengakui bahwa keluhan multiple sclerosis yang dialaminya jadi jarang kambuh dibandingkan mereka yang tidak mendapatkan pengobatan apapun.

#3. Beberapa Penyakit Kronis

Beberapa zat utama yang terkandung dalam sengat lebag antara lain: melilitin, adolapin, dan apamin. Ketiga zat tersebut berfungsi dalam mengurangi peradangan dalam tubuh yang dikenal dengan sifat anti- inflamasi.

Sehingga tidak heran apabila terapi sengat lebah dapat mengobati bermacam jenis infeksi dan penyakit kronis seperti inflamasi jantung, usus, sendi, ginjal dan yang lain.

#4. Alergi

Ketika seseorang mengalami alergi, antibodi tubuh memberikan reaksi yang berlebih sebab menganggap zat yang masuk ke dalam tubuh adalah sesuatu yang membahayakan.

Terapi sengat lebah dapat membantu pasien yang menderita alergi karena zat yang terkandung dalam racun lebah saat menyengat dapat menenangkan atau memberi rasa rileks pada antibodi tubuh sehingga dapat mengurangi reaksi tubuh saat kambuh.

#5. Lupus

Lupus merupakan penyakit jangka panjang dimana sistem imun tubuh bekerja terlalu aktif dan menyerang jaringan-jaringan yang sehat sehingga muncul gejala-gejala seperti peradangan, pembengkakan dan lain sebagainya.

Sebuah penelitian di Korea tepatnya tahun 2009 menganalisa bagaimana dampak sengat lebah terhapat penyakit lupus. Racun dari sengatan lebah dapat menyeimbangkan sistem imun pada tubuh penderita lupus. Namun demikian dokter disarankan oleh peneliti untuk tetap waspada dan mengambil langkah yang hati-hati karena terapi sengat lebah berhasil tidak pada semua penyakit lupus.

.     .     .

Nah, bagaimana menurut kalian honey lovers? Berminatkah kamu mencobanya? Apabila kamu merasakan salah satu dari enam penyakit di atas mungkin terapi sengat lebah bisa menjadi alternatif pengobatan yang bisa kamu lakukan.

Akan tetapi…,

Memasukkan racun kedalam tubuh yang digunakkan terapi ini tidak boleh dilakukan sembarangan, konsultasikan terlebih dahulu dengan doktermu ya honey lovers, karena untuk beberapa orang, terapi sengat lebah bisa menyebabkan reaksi alergi dan beberapa keluhan seperti rasa sakit, nyeri, pusing, sampai yang terparah palpitasi jantung.


Referensi:

  1. https://hellosehat.com/hidup-sehat/tips-sehat/manfaat-terapi-sengat-lebah/
  2. https://www.idntimes.com/health/fitness/izza-namira-1/manfaat-terapi-sengat-lebah

Tinggalkan Balasan